BORNEONEWS, Palangka Raya - Universitas Muhammadiyah Palangka Raya (UMPR) menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Gubernur Kalimantan Tengah untuk pelaksanaan kuliah gratis dalam Program 1 Rumah 1 Sarjana sebagai bagian dari upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat.
Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menyampaikan bahwa Program 1 Rumah 1 Sarjana merupakan bagian dari implementasi Asta Cita keempat Presiden Republik Indonesia yang menekankan pentingnya pembangunan sumber daya manusia.
"Program ini diharapkan dapat membuka kesempatan seluas-luasnya bagi generasi muda Kalimantan Tengah untuk melanjutkan pendidikan hingga perguruan tinggi. Program ini merupakan bentuk komitmen pemerintah agar anak-anak Kalimantan Tengah dapat terus melanjutkan pendidikan. Kita ingin setiap rumah memiliki sarjana, sehingga kualitas sumber daya manusia di daerah ini semakin meningkat,” ujarnya.
Gubernur berpesan kepada para generasi muda agar tidak hanya mengejar pendidikan tinggi, tetapi juga menjaga nilai-nilai moral dalam kehidupan.
“Sekolah itu penting, pendidikan itu penting. Tetapi yang paling utama adalah adab. Karena adab harus selalu diutamakan dalam kehidupan,” pesannya.
Rektor Universitas Muhammadiyah Palangka Raya, Assoc Prof Muhamad Yusuf menyambut baik kerja sama tersebut dan menyatakan kesiapan UMPR untuk berperan aktif dalam menyukseskan program strategis Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.
“UMPR menyambut baik penandatanganan MoU Program 1 Rumah 1 Sarjana ini. Kami siap berkontribusi dalam meningkatkan akses pendidikan tinggi bagi masyarakat Kalimantan Tengah, sehingga semakin banyak generasi muda yang dapat meraih pendidikan dan menjadi sumber daya manusia unggul bagi daerah,” ujar Rektor UMPR.
Melalui kerja sama ini, UMPR diharapkan menjadi salah satu perguruan tinggi yang berperan dalam mendukung terwujudnya pemerataan pendidikan tinggi di Kalimantan Tengah sekaligus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di masa depan.
Penandatanganan nota kesepahaman tersebut dilaksanakan dalam rangkaian kegiatan peluncuran Program Strategis Sektor Pendidikan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah yang digelar secara hybrid di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalimantan Tengah.
Penandatangan kerja sama itu juga dihadiri 36 perguruan tinggi dan perwakilan SMA sederajat di Kalteng, Wakil Gubernur Kalteng Edy Pratowo, Unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, dan Deputi Bidang Kebudayaan Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pungkas Bahjuri Ali.
ANTARA









