PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah meluncurkan program pengembangan pendidikan vokasi sebagai bagian dari upaya memperkuat pembangunan sumber daya manusia pada tahun 2026.

Program tersebut menjadi salah satu fokus pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus menyiapkan generasi muda yang memiliki keterampilan dan daya saing.

“Program vokasi ini dirancang dengan kuota sekitar 2.000 peserta yang mengikuti pendidikan selama satu tahun dengan sistem pembelajaran yang memadukan teori dan praktik secara langsung,” kata Plt Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah, Muhammad Reza Prabowo seperti dikutip Borneonews pada Jumat, 6 Maret 2026.

Dalam skema pembelajarannya, sekitar 30 persen kegiatan dilakukan di kelas, sedangkan 70 persen lainnya dilaksanakan melalui praktik lapangan agar peserta memperoleh pengalaman kerja secara langsung.

Program vokasi yang diinisiasi Gubernur Kalimantan Tengah H Agustiar Sabran tersebut memberikan pendidikan berbasis praktik, khususnya pada sektor pertanian dan bidang produktif lainnya.

Melalui program tersebut, peserta diharapkan tidak hanya memahami konsep secara akademis tetapi juga memperoleh pengalaman dalam kegiatan produktif yang memiliki nilai ekonomi. (HERMAWAN DP/j)