BORNEONEWS, Palangka Raya – Operasi Ketupat Telabang 2026 di Kalimantan Tengah direncanakan berlangsung selama 14 hari dengan melibatkan ribuan personel gabungan.
Hal tersebut disampaikan Kepala Bagian Operasi Polda Kalimantan Tengah Sugeng Riyadi saat Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Operasi Ketupat Telabang 2026 di Aula Arya Dharma Mapolda Kalteng, Palangka Raya.
Sugeng menyampaikan bahwa kegiatan rakor diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai unsur mulai dari jajaran internal sampai leadingsektor terkait.
“Rakor Lintas Sektoral Operasi Ketupat Telabang 2026 diikuti 171 peserta dari unsur PJU, Kapolres jajaran, dan instansi lintas sektoral,” ujar Sugeng di Palangka Raya, seperti dikutip Borneonews pada Jumat, 6 Maret 2026.
Ia menjelaskan rakor tersebut bertujuan memberikan gambaran menyeluruh kepada pimpinan mengenai kesiapan pelaksanaan operasi.
Operasi Ketupat Telabang 2026 akan melibatkan 2.350 personel gabungan, terdiri dari 849 personel Polda dan jajaran serta 1.501 personel instansi terkait.
Selain itu, sebanyak 24 pos pengamanan, 19 pos pelayanan, dan 14 pos terpadu akan didirikan di titik strategis untuk mendukung kelancaran mobilitas masyarakat selama Ramadan dan Idulfitri. (HERMAWAN DP/j)
Operasi Ketupat Telabang 2026 Berlangsung 14 Hari Libatkan 2.350 Personel Gabungan
Bagikan:

PALANGKA RAYA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Kapolres Gumas Tanam 50 Bibit Pucuk Merah di Lahan Bekas Karhutla
OJK Kalteng Manfaatkan Momentum BIK 2026, Dorong Masyarakat Bangun Ketahanan Finansial
Erupsi Gunung Semeru Terjadi Enam Kali dengan Tinggi Letusan Hingga 1,2 Km
Jarak Pandang Terbatas Akibat Kabut Asap, Wakil Ketua III DPRD Kalteng Minta Masyarakat Waspada
Jaringan Peredaran Kayu Ilegal Didalami Pihak Kemenhut
Tokoh Lintas Agama Kalteng Tekankan Kebersamaan Hadapi Kemarau dan Karhutla
Komentar (0)
Memuat komentar…







