JAKARTA –

BORNEONEWS, Brussels – Uni Eropa (UE) menyatakan siap memberikan respons cepat dan tegas apabila Amerika Serikat memberlakukan tarif tambahan atau kebijakan perdagangan yang dianggap diskriminatif terhadap Spanyol.

Juru bicara Komisi Eropa menegaskan, langkah tersebut akan dipandang sebagai eskalasi serius dalam hubungan perdagangan antara kedua pihak.

“Jika Presiden Donald Trump secara tidak adil menargetkan impor Spanyol ke AS dengan tarif tambahan atau kebijakan lain, itu akan dianggap sebagai eskalasi yang sangat serius. Uni Eropa akan merespons secara tegas dan cepat,” ujarnya, Kamis, 5 Mei 2026.

Pernyataan ini muncul setelah Trump mengancam akan menerapkan embargo perdagangan total terhadap Spanyol. Ancaman tersebut disampaikan setelah pemerintah Spanyol menolak memberikan izin kepada militer AS menggunakan pangkalan mereka untuk operasi militer terhadap Iran.

Menurut Komisi Eropa, meski hingga kini pernyataan tersebut masih berupa ancaman, setiap langkah konkret yang membatasi perdagangan Spanyol akan memicu respons terkoordinasi dari Uni Eropa.

UE, kata juru bicara tersebut, berupaya tetap tenang namun siap menghadapi tekanan perdagangan dari Washington.

Ia menilai pengalaman sebelumnya menunjukkan bahwa respons bersama dari negara-negara Eropa cukup efektif menghadapi kebijakan sepihak dari AS.

“Kami memiliki berbagai instrumen yang kuat. Kami berharap tidak perlu menggunakannya, tetapi jika diperlukan, kami siap melakukannya,” katanya.

Ketegangan geopolitik juga meningkat setelah Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap sejumlah target di Iran, termasuk di Teheran, yang menimbulkan kerusakan serta korban sipil.

Sebagai balasan, Iran dilaporkan meluncurkan serangan rudal ke wilayah Israel dan sejumlah fasilitas militer AS di kawasan Timur Tengah.

Sumber: Anadolu/ANTARA