NANGA BULIK –

BORNEONEWS, Nanga Bulik – Putri Indonesia Kalimantan Tengah 2026, Farhika Deninta Bungas, mengunjungi Desa Wisata Riam Tinggi, Kabupaten Lamandau. Kunjungan ini dilakukan untuk mengenal lebih dekat potensi wisata alam dan budaya di daerah tersebut.

Kedatangan Farhika yang akrab disapa Kara Bungas disambut Kepala Desa Riam Tinggi Rosita Helpi bersama Ketua Pokdarwis Batu Rajo, Endang Kusrini.

Didampingi tim Dinas Pariwisata Kabupaten Lamandau, Kara Bungas mengikuti kampung tour dengan mengunjungi sejumlah objek wisata dan situs budaya, seperti sandung (tempat penyimpanan tulang leluhur), objek wisata Riam Batu Rajo, serta Rumah Betang.

Ketua Pokdarwis Batu Rajo, Endang Kusrini, mengaku senang atas kunjungan Putri Indonesia Kalteng tersebut. Ia berharap kunjungan ini dapat membantu mempromosikan adat dan budaya daerah.

“Kami sangat senang mendapat kunjungan Putri Indonesia perwakilan Kalimantan Tengah. Semoga ini dapat membantu mempromosikan adat dan budaya Kalteng, khususnya yang ada di Desa Wisata Riam Tinggi,” ujar Endang dalam rilis diterima pada Jumat, 6 Maret 2026.

Sementara itu, Kara Bungas mengaku terkesan dengan keindahan Desa Riam Tinggi yang masih asri dengan suasana pedesaan yang alami. Ia juga mengaku senang dapat mempelajari budaya Dayak Tomun secara langsung.

“Saya senang bisa datang ke Desa Riam Tinggi yang sangat indah dan asri. Saya juga bisa belajar tentang adat dan budaya Dayak Tomun. Semoga kunjungan ini membuat Kalimantan Tengah semakin dikenal, bukan hanya alamnya tetapi juga adat dan budayanya,” ungkap finalis Jagau Nyai Kabupaten Kotawaringin Barat 2025 tersebut.

Analis Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Kabupaten Lamandau, Rodias Hendi, menambahkan bahwa kunjungan tersebut merupakan bagian dari promosi destinasi wisata daerah.

Ia menyebutkan, rencananya ada tiga desa wisata di Lamandau yang akan dikunjungi. Masing-masing desa memiliki potensi wisata dan kearifan budaya yang berbeda untuk diperkenalkan kepada masyarakat luas. (NATALIA KRISTIN/J)