MUARA TEWEH –

BORNEONEWS, Muara Teweh – Ketua DPRD Barito Utara, Hj Mery Rukaini, menegaskan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2027 harus mampu menghasilkan program pembangunan yang benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.

Menurutnya, Musrenbang RKPD merupakan tahapan penting dalam proses perencanaan pembangunan daerah sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional.

“Musrenbang ini menjadi forum strategis untuk menyelaraskan aspirasi masyarakat dengan arah kebijakan pembangunan daerah, sekaligus menyinergikan prioritas pembangunan antara pemerintah pusat dan daerah,” ujar Mery Rukaini, Sabtu, 7 Maret 2026.

Ia menjelaskan, RKPD 2027 memiliki peran penting karena menjadi dasar penyusunan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) serta APBD Tahun Anggaran 2027.

Karena itu, Musrenbang tidak boleh hanya dipandang sebagai agenda rutin tahunan, tetapi harus menjadi forum strategis untuk merumuskan program pembangunan yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat Barito Utara.

Mery juga menekankan pentingnya evaluasi terhadap capaian pembangunan yang telah dilaksanakan pada tahun-tahun sebelumnya. Sejumlah kemajuan telah dicapai, mulai dari pembangunan infrastruktur, peningkatan pelayanan pendidikan dan kesehatan, hingga upaya pengentasan kemiskinan serta peningkatan produktivitas ekonomi.

Meski demikian, ia menilai masih ada sejumlah tantangan pembangunan yang perlu menjadi perhatian, seperti pemerataan pembangunan antarwilayah, peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan daya saing ekonomi lokal, serta peningkatan tata kelola pemerintahan.

Karena itu, ia mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk fokus pada program prioritas yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat.

“Program yang dirancang harus berbasis pada kebutuhan riil masyarakat, terukur, realistis, serta disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya sinkronisasi usulan Musrenbang mulai dari tingkat desa, kecamatan hingga kabupaten agar program pembangunan dapat berjalan efektif dan tidak terjadi tumpang tindih.

Menurutnya, Musrenbang harus menjadi ruang dialog konstruktif bagi seluruh pemangku kepentingan dalam menyampaikan pandangan, saran, dan masukan demi kemajuan daerah.

“Kita semua memiliki tujuan yang sama, yakni mewujudkan Kabupaten Barito Utara yang maju, mandiri, dan sejahtera,” pungkasnya. (RAMADHANI/J)