JAKARTA –

BORNEONEWS, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar menegaskan langkah diplomasi dan kerja sama internasional yang ditempuh pemerintah di tengah meningkatnya dinamika konflik global bertujuan untuk menjaga kepentingan nasional Indonesia.

Muhaimin menyampaikan hal tersebut usai menghadiri pembukaan Festival Jejak Jajanan Nusantara di area Parkir Selatan Barat Kompleks Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Jumat, 6 Maret 2026.

Menurut dia, berbagai langkah diplomasi yang dilakukan pemerintah merupakan respons terhadap perkembangan situasi global, termasuk konflik yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran.

Ia mengatakan isu tersebut juga menjadi pembahasan dalam pertemuan para ulama, pimpinan organisasi kemasyarakatan Islam, serta pimpinan pondok pesantren saat menghadiri undangan berbuka puasa bersama Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Kamis (5/3) malam.

Muhaimin menegaskan seluruh langkah diplomasi, termasuk keterlibatan Indonesia dalam forum Board of Peace (BoP), hingga kerja sama bilateral dan multilateral, diarahkan untuk memperkuat kepentingan nasional.

“Kita harus memperkuat kekompakan. Baik Board of Peace, peran perdamaian yang diambil Presiden, diplomasi, maupun kerja sama bilateral dan multilateral, semuanya untuk kepentingan nasional,” katanya.

Ia berharap masyarakat dapat memahami bahwa kerja sama internasional yang dijalin pemerintah tetap mengedepankan kepentingan bangsa.

Terkait kerja sama Indonesia dengan Amerika Serikat yang belakangan menjadi perhatian publik, Muhaimin menilai hubungan tersebut penting untuk menjaga kekuatan ekonomi nasional.

Menurutnya, kerja sama tersebut berperan dalam menjaga pertumbuhan industri, meningkatkan ekspor, serta menciptakan hubungan perdagangan yang saling menguntungkan.

“Kerja sama itu dilakukan untuk menjaga kekuatan nasional kita agar industri tetap berkembang, ekspor meningkat, dan hubungan perdagangan memberikan manfaat bagi Indonesia,” ujarnya.

Selain itu, pemerintah juga terus mendorong diplomasi aktif sebagai bagian dari kontribusi Indonesia dalam menjaga stabilitas kawasan dan mendorong terciptanya perdamaian dunia.

ANTARA