BORNEONEWS, Kuala Kurun - Pemkab Gunung Mas melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU) telah menyiapkan anggaran melalui APBD tahun 2026 untuk pembangunan di wilayah setempat.
"Meski adanya efisiensi anggaran, kami terus berupaya melakukan yang terbaik untuk meningkatkan infrastruktur di Kabupaten Gunung Mas melalui sejumlah program strategis di tahun 2026 menggunakan APBD tahun 2026," kata Kepala DPU Kabupaten Gunung Mas Bambang Jaya, Sabtu, 7 Maret 2026.
Program atau kegiatan DPU di tahun 2026 di antaranya yakni pembangunan jalan menuju Bandara Kuala Kurun, dengan anggaran yakni Rp1,210 miliar, pemasangan rangka Jembatan Sei Manyoi di Desa Hatung dengan anggaran sebesar Rp 2 miliar.
Lalu, rehabilitasi jembatan Sei Karungen -2 di Kelurahan Tewah dengan anggaran sebesar Rp500 juta, lanjutan peningkatan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Desa Upon Batu dan Petak Bahandang dengan biaya masing-masing sebesar Rp 200 juta.
Kemudian pembangunan drainase pengendalian banjir jalan dalam kota Kuala Kurun dengan anggaran sebesar Rp Rp750 juta dan perbaikan rumah tidak layak huni dengan target 75 rumah dengan anggaran sebesar Rp Rp1,750 miliar.
"Tahun 2026 ini pula, kami ada pekerjaan yakni rekontruksi jalan Kuala Kurun - Sarerangan (DBH Sawit) dengan anggaran sebesar Rp Rp2,8 miliar lebih," tukasnya.
Bambang berharap, pekerjaan atau program yang akan dilakukan Dinas PU tahun 2026 bisa meningkatkan kesejahteraan melalui peningkatan infrastruktur dan pembangunan fisik lainnya. (RISKA YULYANA/j)









