BORNEONEWS, Jakarta – Hong Kong dinilai semakin berkembang sebagai destinasi wisata yang ramah bagi wisatawan Muslim. Asosiasi Travel Agent Indonesia (Astindo) menyebut berbagai fasilitas dan layanan terus ditingkatkan agar wisatawan Muslim dapat berlibur dengan nyaman.
Ketua Umum Astindo, Pauline Suharno, mengatakan Hong Kong saat ini termasuk salah satu destinasi ramah Muslim yang mendapat pengakuan internasional.
“Berbagai inisiatif dilakukan untuk memperkuat Hong Kong sebagai destinasi ramah Muslim terkemuka di Asia. Upaya ini juga mendapat apresiasi secara global,” ujarnya dalam keterangan pers di Jakarta, Jumat, 6 Maret 2026.
Ia menjelaskan, berdasarkan Global Muslim Travel Index (GMTI) 2025, Hong Kong menempati posisi ketiga dalam daftar destinasi wisata ramah Muslim di dunia.
Selain itu, wilayah tersebut juga meraih penghargaan The Most Promising Muslim-Friendly Destination dari CrescentRating pada ajang Halal in Travel Awards 2025.
Untuk mendukung kenyamanan wisatawan Muslim, pelaku industri pariwisata Hong Kong terus meningkatkan berbagai fasilitas. Salah satunya dengan menyediakan tempat ibadah di sejumlah titik strategis, seperti di Hong Kong International Airport, pusat perbelanjaan, hingga beberapa objek wisata.
Di sisi lain, sertifikasi halal di Hong Kong diawasi oleh The Incorporated Trustees of the Islamic Community Fund of Hong Kong, sehingga wisatawan Muslim dapat lebih tenang saat menikmati kuliner di kota tersebut.
Hong Kong juga memiliki sejumlah masjid bersejarah yang menjadi daya tarik wisata religi, salah satunya Kowloon Mosque & Islamic Centre yang dikenal sebagai salah satu masjid terbesar di wilayah itu.
Untuk memperkuat promosi wisata, Astindo bekerja sama dengan Hong Kong Tourism Board dalam kampanye promosi yang berlangsung pada 6 Maret hingga 6 Mei 2026.
Program promosi ini melibatkan lima agen perjalanan dengan tujuan menghadirkan pengalaman wisata yang lebih inklusif bagi berbagai kalangan wisatawan, termasuk wisatawan Muslim.
ANTARA









