PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Dukungan terhadap program strategis pemerintah pusat, Makan Bergizi Gratis (MBG), terus mengalir dari tingkat daerah. Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Yohannes Freddy Ering, menyatakan kesiapan lembaga legislatif dalam mengawal program tersebut agar berdampak nyata bagi kualitas gizi masyarakat di Bumi Tambun Bungai.

Meski memberikan dukungan penuh, Freddy mengingatkan bahwa kunci keberhasilan program berskala nasional ini terletak pada pengawasan yang ketat dan sistematis.

Hal ini diperlukan agar distribusi bantuan tepat sasaran, terutama bagi kelompok prioritas seperti anak sekolah dan ibu hamil.

“Program ini perlu pengawasan. Pemerintah pusat hingga daerah harus bekerja sama mengawasinya. Yang pasti kita mendukung program ini,” ujar Freddy saat dikonfirmasi, Sabtu 7 Maret 2026.

Menurut Freddy, pelaksanaan MBG memerlukan sistem pengawasan terpadu guna meminimalkan potensi kendala teknis di lapangan. Sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah menjadi mutlak dilakukan agar setiap tahapan berjalan sesuai standar kesehatan dan aturan yang ditetapkan.

Politisi kawakan ini juga menegaskan bahwa DPRD Kalteng melalui fungsi pengawasan akan terlibat aktif memantau implementasi program di daerah. Terlebih, Pemerintah Provinsi Kalteng bersama DPRD telah berkomitmen memberikan dukungan dari sisi penganggaran.

“Dari segi anggaran, Pemprov bersama dengan DPRD sudah mengalokasikan. Jadi kita ingin memastikan bahwa semuanya berjalan dengan baik,” jelasnya.

Freddy menilai program Makan Bergizi Gratis bukan sekadar pemenuhan pangan harian, melainkan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) sejak dini. Pemenuhan gizi yang optimal diyakini akan melahirkan generasi muda yang lebih sehat, cerdas, dan produktif di masa depan.

Ia berharap seluruh pemangku kepentingan yang terlibat dapat menjalankan tanggung jawabnya dengan integritas tinggi.

“Kita ingin tujuan meningkatkan kesejahteraan dan kualitas kesehatan masyarakat dapat tercapai secara optimal melalui program ini,” pungkasnya. (PATHUR/j)