PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Wakil Ketua I DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Riska Agustin, menggarisbawahi pentingnya penguatan sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan seluruh komponen bangsa.

Hal ini dinilai krusial di tengah meningkatnya eskalasi ketegangan geopolitik global yang berdampak langsung pada stabilitas ekonomi nasional, ketahanan sosial, hingga keamanan kawasan.

Dalam pandangannya, situasi dunia saat ini sedang tidak menentu, termasuk dampak konflik di Timur Tengah serta munculnya ancaman non-konvensional seperti perang siber dan disrupsi teknologi.

Riska menilai stabilitas keamanan merupakan syarat mutlak bagi percepatan hilirisasi sumber daya alam serta ketahanan pangan dan energi di "Bumi Tambun Bungai".

“Sinergi antara Kodam XII/Tanjungpura, Pemerintah Provinsi, dan Pemerintah Kabupaten/Kota merupakan penyelarasan strategis untuk memperkuat tata kelola keamanan nasional,” ujar Riska Agustin, Sabtu, 7 Maret 2026.

Selain faktor keamanan global, Riska menyebut bahwa Kalimantan Tengah memiliki posisi geo-ekonomi yang sangat penting sebagai wilayah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN). Oleh karena itu, percepatan pembangunan di daerah harus dibarengi dengan fondasi keamanan yang kokoh.

Beberapa poin yang didorong seperti memberikan dukungan penuh terhadap pembentukan Komcad di wilayah Kalteng sebagai respons terhadap ancaman hibrida yang kompleks.

Pembangunan fasilitas Rindam di Kalteng diharapkan menjadi pusat keunggulan SDM pertahanan yang juga memberikan dampak positif bagi ekonomi lokal.

Kerja sama antara TNI, Pemerintah Daerah, dan DPRD adalah kunci utama menjaga kondusivitas wilayah di tengah tantangan global dan percepatan pembangunan nasional.

"Saya optimistis bahwa dengan semangat kebersamaan dan konsolidasi yang kuat, terutama memanfaatkan momentum strategis seperti bulan Ramadan untuk mempererat koordinasi, Kalimantan Tengah akan semakin maju, aman, dan sejahtera," pungkasnya. (PATHUR/j)