SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Polres Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, menyiapkan delapan posko strategis untuk mendukung pengamanan selama perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026.

Kapolres Kotim AKBP Resky Maulana Zulkarnain mengatakan delapan posko tersebut terdiri dari dua pos terpadu, satu pos pelayanan (posyan), dan lima pos pengamanan (pospam) yang akan ditempatkan di sejumlah titik penting di wilayah Sampit.

“Pos-pos ini akan ditempatkan di lokasi strategis seperti bandara, pelabuhan, dan Terminal Patih Rumbih,” kata Resky di Sampit, Sabtu, 7 Maret 2026.

Dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Telabang 2026, Polres Kotim menyiagakan sekitar 159 personel. Pengamanan juga akan diperkuat dengan dukungan dari TNI, Satpol PP, serta Dinas Perhubungan.

Pihak kepolisian juga telah melakukan pemetaan sejumlah titik rawan, mulai dari potensi kecelakaan lalu lintas, kemacetan, hingga gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Pemetaan tersebut dilakukan berdasarkan data intelijen serta koordinasi dengan sejumlah instansi terkait, seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Selain itu, asesmen juga dilakukan terhadap objek wisata yang diperkirakan akan mengalami lonjakan pengunjung selama libur Lebaran.

“Kami sudah mendata wilayah rawan bersama instansi terkait. Pemerintah daerah juga akan menindaklanjuti melalui rapat koordinasi internal guna memastikan kesiapan moda transportasi laut maupun udara,” ujarnya.

Tidak hanya fokus pada pengamanan, Satgas Pangan juga akan melakukan pemantauan terhadap distribusi bahan pokok menjelang Lebaran.

Pemantauan dilakukan secara rutin di pasar tradisional maupun distributor untuk mengantisipasi kelangkaan barang dan lonjakan harga yang kerap terjadi saat hari besar keagamaan.

Polres Kotim juga merencanakan operasi pasar pada H-2 Lebaran sebagai langkah intervensi apabila ditemukan adanya spekulasi atau kenaikan harga yang tidak wajar di wilayah tersebut.

“Dengan perencanaan yang matang, kami berharap seluruh kegiatan masyarakat selama perayaan Idul Fitri dapat berjalan aman dan lancar,” kata Resky.