BORNEONEWS, Kasongan - Kebakaran melanda permukiman warga di Desa Tumbang Gaei RT 001, Kecamatan Bukit Raya, Kabupaten Katingan, Provinsi Kalimantan Tengah, Sabtu, 7 Maret 2026.
Peristiwa tersebut menghanguskan delapan unit rumah warga yang sebagian besar berbahan kayu.
Berdasarkan laporan awal pihak kepolisian, api pertama kali diketahui berasal dari dapur rumah milik Urlan alias Yoga.
Seorang warga yang juga saksi kejadian, Indiyono, melihat kepulan asap dan api muncul dari bagian dapur rumah tersebut sekitar pukul 14.00 WIB.
Melihat kejadian tersebut, warga setempat segera berupaya melakukan pemadaman secara gotong royong menggunakan pompa air dan peralatan seadanya.
Upaya pemadaman berlangsung cukup lama hingga akhirnya api berhasil dipadamkan sekitar pukul 16.00 WIB.
Delapan rumah yang terbakar masing-masing milik Sugianor alias Diyani, Sunarwan alias Eyen, Botong alias Ogi, Urlan alias Yoga, Darsono alias Adim, Umarwanto alias Kia, Sartono alias Ida, serta Mardiana alias Mamah Mira. Seluruh korban merupakan warga Desa Tumbang Gaei RT 001.
Saat dikonfirmasi Kapolsek Katingan Hulu dan Bukit Raya, IPTU Yubambang Kusnady, SH, menyampaikan bahwa penyebab kebakaran diduga akibat ledakan kompor gas di salah satu rumah warga.
"Api dengan cepat membesar dan merambat ke rumah lainnya karena sebagian besar bangunan terbuat dari kayu.
Beruntung dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka. Namun kerugian materiil diperkirakan mencapai sekitar Rp2 miliar, karena delapan unit rumah beserta seluruh isi di dalamnya habis terbakar," ujarnya, kepada BORNEONEWS, Sabtu 7 Maret 2026 malam.
Saat ini pihak kepolisian katanya telah mendatangi lokasi kejadian, melakukan pendataan saksi, serta mendokumentasikan peristiwa untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut. (MARINI/j)









