TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang – Rutan Kelas IIB Tamiang Layang, Kabupaten Barito Timur, menggelar kegiatan buka puasa bersama anak-anak yatim piatu dari Yayasan MIS Alfitrah, Sabtu, 7 Maret 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Rutan tersebut menjadi bagian dari rangkaian program sosial dalam menyemarakkan bulan suci Ramadan sekaligus mempererat hubungan antara jajaran pemasyarakatan dengan masyarakat.

Acara diawali dengan penyerahan tali asih kepada anak-anak yatim piatu sebagai wujud kepedulian dan empati sosial. Berikutnya, kegiatan dilanjutkan dengan buka puasa bersama yang dihadiri seluruh pejabat struktural, jajaran pegawai, calon pegawai negeri sipil (CPNS), peserta magang, serta perwakilan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Rutan Tamiang Layang.

Suasana kekeluargaan terasa kental dalam kegiatan tersebut. Para pegawai dan anak-anak yatim duduk bersama dalam satu alas, mencerminkan semangat kebersamaan tanpa sekat. 

Momentum ini menjadi simbol bahwa nilai kemanusiaan dan kepedulian sosial merupakan bagian penting dari kehidupan bermasyarakat, terlebih di bulan penuh berkah seperti Ramadan.

Kegiatan diawali dengan pembukaan resmi yang dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur’an. Lantunan ayat-ayat suci tersebut menjadi pengingat bagi seluruh peserta untuk semakin memperkuat keimanan serta memperbanyak amal kebajikan selama menjalankan ibadah puasa.

Kepala Rutan Tamiang Layang, Agung Novarianto, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan buka puasa bersama ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bentuk nyata kebersamaan dan kepedulian terhadap sesama.

“Melalui kegiatan ini kami ingin berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yatim piatu. Selain itu, momentum Ramadhan ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antara keluarga besar Rutan Tamiang Layang dengan masyarakat,” ujarnya.

Agung menambahkan bahwa nilai kebersamaan dan kepedulian sosial perlu terus dipupuk agar tercipta lingkungan yang harmonis serta penuh rasa empati. 

“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat memperkuat rasa persaudaraan dan menumbuhkan semangat berbagi di tengah masyarakat,” katanya.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan tausiyah Ramadan yang disampaikan oleh Ustadz Abdul Rahim dari Kantor Kementerian Agama Barito Timur. Dalam tausiyahnya, ia mengajak seluruh peserta menjadikan Ramadan sebagai momentum untuk meningkatkan ketakwaan, memperbanyak amal kebaikan, serta mempererat tali persaudaraan.

“Kebaikan sekecil apa pun yang dilakukan dengan ikhlas akan membawa keberkahan. Ramadhan adalah waktu terbaik untuk memperbanyak kepedulian kepada sesama, terutama kepada mereka yang membutuhkan,” tutur Abdul Rahim.

Acara ditutup dengan buka puasa bersama yang berlangsung penuh kehangatan dan kebersamaan, kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan shalat Maghrib berjamaah. (AGUSTINUS BOLE MALO/j)