BORNEONEWS, Kasongan – Keluarga besar pengusaha nasional asal Kalimantan Tengah, H. Abdul Rasyid AS, mulai menyalurkan zakat harta bagi masyarakat di Kabupaten Katingan.
Penyaluran zakat berupa 6 ton beras dan 1.200 liter minyak goreng ini dipercayakan kepada Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Katingan.
Acara penyerahan secara simbolis berlangsung khidmat pada Minggu, 8 Maret 2026, bertempat di Kantor Sekretariat PCNU Kabupaten Katingan, Jalan Tjilik Riwut Km 1,5, Kasongan.
Ketua PCNU Kabupaten Katingan, Rusdianor, menyampaikan apresiasi mendalam kepada keluarga H. Abdul Rasyid AS atas kepercayaan yang diberikan. Ia memastikan bahwa data penerima manfaat telah diverifikasi agar bantuan tepat sasaran.
"Warga yang didata adalah mereka yang benar-benar berhak, yakni masyarakat dari kalangan bawah. Kami berterima kasih kepada Bapak H. Abdul Rasyid yang telah menggandeng PCNU dalam misi kemanusiaan ini," ujar Rusdianor.
Penyaluran ini direncanakan tidak hanya berpusat di Kota Kasongan, tetapi juga menjangkau beberapa desa strategis lainnya, antara lain, Bukit Batu, Hampangen, Kereng Pangi, dan Tumbang Liting.
Ketua LAZISNU Katingan, Syahrani, mengaku sempat terkejut saat pertama kali menerima kabar mengenai rencana penyaluran zakat ini. Ia menceritakan bahwa informasi tersebut datang secara tiba-tiba melalui pesan singkat.
"Jujur, awalnya saya sempat tidak percaya karena sebelumnya tidak ada informasi awal. Setelah berkonsultasi dengan Ketua PCNU dan melakukan konfirmasi ke pihak LazisNU Pangkalan Bun yang menghubungkan kami, barulah kami menyanggupi amanah besar ini," ungkap Ansyari.
Antusiasme warga terlihat saat proses pengambilan zakat berlangsung. Yamin, salah seorang warga Kasongan yang menerima bantuan, mengungkapkan rasa syukur dan kegembiraannya.
"Kemarin ada pendataan dari petugas, dan hari ini alhamdulillah saya bisa mengambil bantuan beras dan minyak goreng ini. Terima kasih banyak kepada keluarga H. Abdul Rasyid AS atas kepeduliannya kepada kami," tuturnya.
Penyaluran zakat ini ditargetkan akan rampung secara menyeluruh ke seluruh titik pendataan dalam beberapa hari ke depan. (ABDUL GOFUR/H)









