KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Pengendara yang akan bepergian lintas provinsi atau melintasi kawasan Jalan Trans Kalimantan di perbatasan Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan.

Pasalnya, dilaporkan terdapat ceceran solar di badan jalan yang berpotensi membahayakan pengguna jalan.

Ceceran bahan bakar tersebut ditemukan di kawasan Anjir Km 14 hingga Km 18 yang merupakan jalur perbatasan antara Kalteng dan Kalsel.

Kondisi ini membuat permukaan jalan menjadi licin dan rawan menyebabkan kecelakaan, terutama bagi pengendara roda dua.

Laporan mengenai kondisi tersebut disampaikan warga pada Minggu sore, 9 Maret 2026 sekitar pukul 14.22 WITA. Informasi itu kemudian cepat menyebar di kalangan masyarakat agar pengendara yang melintas dapat lebih berhati-hati.

Menurut warga setempat, ceceran solar terlihat cukup panjang di sepanjang ruas jalan. Titik yang paling banyak terdapat ceceran dilaporkan berada di sekitar Km 18.

“Dua buah motor sudah jatuh, kalau bisa lewat yang sisi sebelah,” ujar Imam, warga setempat sambil menunjukkan ceceran solar yang tampak membasahi sebagian badan jalan.

Diketahui jalur tersebut merupakan salah satu ruas penting di Trans Kalimantan yang cukup ramai dilalui kendaraan. Tak jarang pengendara melaju dengan kecepatan tinggi, sehingga kondisi jalan licin dapat meningkatkan risiko kecelakaan.

Hingga berita ini disampaikan, belum ada laporan resmi apakah ceceran solar tersebut telah dibersihkan oleh pihak terkait. Pengendara yang melintas di kawasan tersebut pun diimbau untuk memperlambat laju kendaraan dan lebih berhati-hati. (SABRIANOOR/R)