SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) menyiapkan buffer area yang akan difungsikan sebagai drop zone di Pelabuhan Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).

Fasilitas tersebut disiapkan untuk mengantisipasi penumpukan calon penumpang di depan terminal menjelang arus mudik Lebaran 2026.

"Area itu masih dalam proses pengerjaan, seperti pengerasan lahan dan penataan lainnya. Karena tidak ada ada pengaspalan dan hanya mengerasan saja, kami upayakan minggu depan sudah bisa difungsikan," kata Manager Terminal Pelayanan Terminal Pelabuhan Sampit, Tri Purbo Waluyojati, Minggu 8 Maret 2026.

Buffer area dipersiapkan untuk menunjang kelancaran mobilitas penumpang di Pelabuhan Sampit, terutama saat meningkatnya aktivitas masyarakat menjelang musim mudik.

Lokasinya berada di sisi utara Terminal Penumpang Pelabuhan Sampit. Area tersebut dibangun di atas lahan dengan luas sekitar 1.000 meter persegi dan diperkirakan mampu menampung sekitar 40 hingga 50 kendaraan roda empat serta sekitar 100 kendaraan roda dua.

Ia menjelaskan, keberadaan drop zone tersebut bertujuan meningkatkan kenyamanan sekaligus keamanan bagi calon penumpang yang akan menggunakan layanan transportasi laut.

"Yang jadi pertimbangan kami adalah faktor keamanan. Kita tahu bersama saat ini sering terjadi penumpukan di depan terminal. Jadi nantinya area di depan terminal bisa lebih steril, tidak ada lagi kendaraan yang parkir di depan terminal," tambahnya.

Nantinya,setiap kendaraan yang mengantar penumpang akan diarahkan menuju drop zone tersebut sebelum penumpang masuk ke dalam terminal untuk melakukan proses keberangkatan.

Meski demikian, penambahan fasilitas drop zone tidak merubah alur pelayanan penumpang di terminal Pelabuhan Sampit.

"Flowchart tidak berubah, check-in dan pelayanan lain tetap seperti yang ada saat ini. Jadi saat puncak arus mudik nanti, diharapkan area depan terminal bisa lebih rapi," katanya.

Penggunaan area drop zone tersebut untuk sementara tidak akan dikenakan biaya. "Untuk sementara tidak dipungut biaya karena ini disiapkan untuk membantu kelancaran arus mudik Lebaran di Pelabuhan Sampit. Ke depan, jika sudah ditata dengan sistem yang lebih rapi, kemungkinan akan diberlakukan tarif," tandasnya. (DEWI PATMALASARI/r)