BORNEONEWS, Nanga Bulik - Tim gabungan dari BPBD Kabupaten Lamandau bersama Basarnas dan warga setempat melakukan pencarian terhadap seorang warga yang dilaporkan tenggelam di Sungai Desa Kinipan, Kecamatan Batang Kawa, Kabupaten Lamandau. Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu, 8 Maret 2026 sekitar pukul 20.00 WIB ketika korban tengah mencari ikan bersama rekannya.
Kepala BPBD Kabupaten Lamandau, Hendikel, menjelaskan bahwa laporan kejadian diterima oleh Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) pada Senin, 9 Maret 2026 pukul 09.00 WIB.
“Setelah menerima informasi dari grup WhatsApp kesiapsiagaan, tim segera menyiapkan personel dan peralatan untuk melakukan pencarian di lokasi kejadian.”ujarnya
Berdasarkan kronologi yang dihimpun, korban bernama Ruswandi (50) sebelumnya berangkat bersama seorang temannya pada Minggu pagi untuk mencari ikan di sungai wilayah Desa Kinipan. Menurut Hendikel, pada sore hari keduanya telah berada di lokasi dan mulai melakukan aktivitas mencari ikan menggunakan perahu di sungai tersebut.
“Sekitar pukul 20.00 WIB perahu yang ditumpangi korban dan temannya mengalami kecelakaan setelah terbawa arus riam hingga akhirnya karam,” katanya
Ia menambahkan bahwa rekan korban berhasil menyelamatkan diri dengan meraih dahan pohon di tepi sungai, sementara korban terbawa arus dan hingga kini masih dalam pencarian.
Hendikel juga menjelaskan bahwa tim yang terlibat dalam operasi pencarian terdiri dari lima personel TRC BPBD Kabupaten Lamandau, dua personel Basarnas, serta 16 orang dari pihak keluarga korban. Proses pencarian didukung dengan sejumlah sarana dan prasarana seperti perahu fiber, perahu karet Basarnas, drone, kendaraan operasional, serta perlengkapan keselamatan.
“Sampai saat ini korban masih belum ditemukan dan tim masih terus melakukan upaya pencarian di sekitar lokasi kejadian,” Terang Hendikel.
Ia juga mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati saat beraktivitas di sungai, terutama pada malam hari dan di daerah yang memiliki arus deras. (NATALIA/J)









