BORNEONEWS, Palangka Raya – Pemerintah Kota Palangka Raya menempatkan peningkatan layanan kesehatan sebagai salah satu program prioritas pembangunan pada 2026. Hal tersebut ditegaskan Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan bagi masyarakat.
Fairid mengatakan salah satu langkah yang tengah dilakukan adalah relokasi Puskesmas Kayon ke Kelurahan Bukit Tunggal. Saat ini, proses pembangunan fasilitas kesehatan tersebut sudah memasuki tahap tender.
“Relokasi Puskesmas Kayon ke Bukit Tunggal sedang berproses dan saat ini sudah masuk tahapan tender,” kata Fairid di Palangka Raya, Senin, 9 Maret 2026.
Ia menjelaskan pemindahan sekaligus pembangunan fasilitas baru tersebut bertujuan meningkatkan sarana dan prasarana pelayanan kesehatan, sehingga masyarakat dapat memperoleh layanan yang lebih maksimal.
Menurut Fairid, pembangunan puskesmas tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik semata, tetapi juga untuk menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih cepat, nyaman, dan berkualitas.
“Pembangunan ini diharapkan memberikan harapan baru bagi masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang lebih baik,” ujarnya.
Wali kota dua periode itu menegaskan pemerintah kota akan terus berkomitmen meningkatkan kualitas sektor kesehatan sebagai bagian penting dari pembangunan daerah.
Ia menambahkan sektor kesehatan menjadi salah satu prioritas utama dalam upaya menciptakan masyarakat yang sehat dan sejahtera.
Fairid juga menjelaskan lokasi baru Puskesmas Kayon berada di kawasan yang memungkinkan pengembangan layanan kesehatan ke depan, termasuk rencana peningkatan status menjadi puskesmas rawat inap yang beroperasi selama 24 jam.
Pemerintah kota menargetkan tiga puskesmas di Palangka Raya, yakni Puskesmas Pahandut, Menteng, dan Kayon dapat memberikan layanan selama 24 jam.
“Ketiga puskesmas tersebut diharapkan dapat menjadi fasilitas penanganan awal sebelum pasien dirujuk ke rumah sakit serta dapat bersinergi dengan rumah sakit yang ada di Palangka Raya,” katanya.
Selain itu, pemerintah kota juga membuka peluang pengembangan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Palangka Raya, menyesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah.
Di sisi lain, peningkatan fasilitas kesehatan juga dilakukan pada Puskesmas Menteng. Gedung baru puskesmas tersebut dirancang sesuai standar fasilitas kesehatan dengan berbagai ruang layanan, seperti ruang konsultasi, ruang perawatan, laboratorium sederhana, serta layanan kesehatan ibu dan anak.
Selain itu, fasilitas tersebut juga dilengkapi ruang tenaga kesehatan dan ruang administrasi yang lebih nyaman guna menunjang pelayanan kepada masyarakat.
“Layanan kesehatan masyarakat merupakan prioritas utama, sehingga keberadaan fasilitas yang memadai diharapkan dapat meningkatkan akses dan kualitas pelayanan kesehatan,” demikian Fairid.









