BORNEONEWS, Balikpapan – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat Kalimantan Timur untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat yang diperkirakan terjadi pada 9–11 Maret 2026.
BMKG Stasiun Balikpapan menyebut kondisi cuaca tersebut berpotensi memicu bencana hidrometeorologi seperti banjir di permukiman, genangan di jalan dan lahan pertanian, luapan sungai, hingga tanah longsor. Hujan lebat juga diperkirakan dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang.
Ketua Tim Data dan Informasi BMKG Stasiun Kelas I Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan Carolina Meylita Sibarani mengatakan potensi hujan lebat pada Senin, 9 Maret 2026, diperkirakan terjadi di Kota Balikpapan dan Kabupaten Kutai Timur.
“Di Kabupaten Kutai Timur potensi hujan lebat terjadi di Kecamatan Telen,” kata Carolina di Balikpapan, Senin.
Sementara itu, di Kota Balikpapan potensi hujan lebat diperkirakan melanda beberapa kecamatan, antara lain Balikpapan Barat, Balikpapan Kota, Balikpapan Selatan, Balikpapan Tengah, Balikpapan Timur, dan Balikpapan Utara.
Untuk Selasa (10/3), kondisi cuaca diperkirakan didominasi hujan dengan intensitas sedang. Sedangkan pada Rabu (11/3), potensi hujan lebat disertai angin kencang diperkirakan terjadi di Kabupaten Berau, khususnya di Kecamatan Biatan dan Kecamatan Kelay.
BMKG mengeluarkan peringatan dini karena sebagian wilayah permukiman di Kalimantan Timur berada di sekitar bantaran sungai. Kondisi tersebut meningkatkan risiko terjadinya banjir saat hujan dengan intensitas tinggi.
Selain itu, topografi wilayah Kaltim yang didominasi kawasan perbukitan dengan lereng curam juga berpotensi memicu tanah longsor saat curah hujan meningkat.
BMKG juga memprakirakan potensi hujan petir di sejumlah wilayah pada Senin (9/3), antara lain di Balikpapan sekitar pukul 11.00 Wita, Kabupaten Kutai Kartanegara pukul 11.00 Wita, serta Kabupaten Berau sekitar pukul 20.00 Wita.
Sementara di Kabupaten Kutai Timur hujan petir diperkirakan terjadi pada pukul 17.00, 20.00, dan 23.00 Wita. Adapun di Kabupaten Penajam Paser Utara diprakirakan terjadi sekitar pukul 11.00 Wita dan di Kabupaten Mahakam Ulu sekitar pukul 20.00 Wita.
Untuk Selasa (10/3), hujan petir juga berpotensi terjadi di Kabupaten Berau pada pukul 14.00 dan 20.00 Wita, serta di Kabupaten Kutai Timur pada pukul 11.00, 20.00, dan sekitar pukul 05.00 Wita.









