BORNEONEWS, Pangkalan Bun – Penyaluran zakat keluarga besar H. Abdul Rasyid AS dan Hj. Nuriyah masih berlangsung, termasuk kepada penerima manfaat 100 petugas lapangan pasar di Pangkalan Bun.
Penyaluran paket zakat untuk satu oranganya berupa 10 Kg beras dan 1 liter minyak goreng tersebut, melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop UKM) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), pada Jumat, 6 Maret 2026.
Bantuan tersebut diserahkan sebagai bentuk kepedulian terhadap para petugas yang selama ini bertugas menjaga ketertiban, kebersihan, dan kelancaran aktivitas perdagangan di pasar-pasar wilayah Kobar.
Kegiatan penyerahan bantuan ini dihadiri Kepala Disperindagkop UKM Kobar Fitriyana, Kepala Bidang Pengelolaan Pasar Dadang Tri Prasetyo, serta para petugas lapangan yang bertugas di sejumlah pasar di Kabupaten Kotawaringin Barat.
Kepala Disperindagkop UKM Kobar Fitriyana menyampaikan apresiasi kepada keluarga besar H. Abdul Rasyid AS selalu owner CBI Group, atas kepedulian yang diberikan kepada para petugas lapangan pasar.
Menurutnya, perhatian dari pihak swasta seperti ini sangat berarti dan mampu memberikan motivasi bagi para petugas yang bekerja langsung di lapangan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada PT CBI atas bantuan sembako yang diberikan kepada petugas lapangan pasar. Ini merupakan bentuk kepedulian yang sangat berarti dan diharapkan dapat menambah semangat para petugas dalam menjalankan tugasnya melayani masyarakat di lingkungan pasar,” ujar Fitriyana saat dikonfirmasi pada, Senin, 9 Maret 2026.
Ia menambahkan, para petugas lapangan memiliki peran penting dalam memastikan aktivitas perdagangan di pasar berjalan tertib, bersih, dan aman.
Melalui dukungan seperti ini, diharapkan para petugas dapat semakin termotivasi dalam menjalankan tugasnya, memberikan pelayanan terbaik bagi para pedagang maupun masyarakat yang berbelanja di pasar tradisional.
Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat mempererat sinergi antara pemerintah daerah dan pihak swasta dalam mendukung pengelolaan pasar yang lebih baik di Kabupaten Kotawaringin Barat.
Dengan adanya kolaborasi tersebut, aktivitas perdagangan di pasar tradisional diharapkan dapat berlangsung lebih tertib, aman, dan nyaman bagi seluruh masyarakat. (DANANG/y)









