BORNEONEWS, Muara Teweh - – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, menyiapkan tiga masjid sebagai lokasi singgah bagi para pemudik menjelang Lebaran 2026 melalui program Ekspedisi Masjid Indonesia (EMI) – Masjid Ramah Pemudik (RMP).
Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kemenag Barito Utara, Almubasir, mengatakan tiga masjid tersebut dipilih karena berada di jalur strategis yang sering dilalui kendaraan antarkabupaten hingga antarprovinsi.
“Di Barito Utara ada tiga masjid yang disiapkan untuk mendukung program Masjid Ramah Pemudik. Lokasinya berada di titik yang strategis di jalur perlintasan kendaraan,” kata Almubasir di Muara Teweh, Selasa, 10 Maret 2026.
Adapun tiga masjid tersebut yakni Masjid Istiqomah di Desa Kandui, Kecamatan Gunung Timang, Masjid Akhmad Bakrie di Desa Sikui, Kecamatan Teweh Baru, serta Masjid Al Huda yang berada di Kilometer 7 Jalan Negara Muara Teweh–Puruk Cahu.
Menurut dia, penetapan ketiga masjid tersebut telah melalui berbagai pertimbangan, mulai dari posisi geografis, akses bagi pengguna jalan, hingga kelengkapan fasilitas yang tersedia di lingkungan masjid.
“Kami berharap masjid-masjid ini dapat menjadi tempat singgah yang nyaman bagi para pemudik yang ingin beristirahat sejenak selama perjalanan,” ujarnya.
Melalui program ini, pengurus masjid diharapkan mampu memberikan pelayanan yang baik bagi para musafir, termasuk menjaga kebersihan area ibadah, menyediakan fasilitas toilet yang layak, serta area parkir yang cukup bagi kendaraan pemudik.
Almubasir menambahkan, berbagai kesiapan teknis juga telah dibahas, mulai dari standar pelayanan, fasilitas yang perlu disediakan, hingga peran pengurus masjid dalam menyambut para pemudik yang melintas di wilayah Barito Utara menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Dengan adanya program Masjid Ramah Pemudik ini, diharapkan perjalanan masyarakat yang pulang kampung dapat berlangsung lebih aman dan nyaman.









