BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Ada pemahaman yang salah pada sebagian masyarakat terkait lemak yang terkandung dalam minyak goreng atau minyak makan yang berasal dari sawit terkait dengan manfaatnya bagi kesehatan.

Tak sedikit yang mendapat pemahaman bahwa lemak yang terkandung dalam minyak sawit tak baik kesehatan. Padahal, fakta menunjukkan hal sebaliknya. Satu alasan mengapa Anda butuh minyak sawit adalah karena minyak sawit mengandung asam lemak dan juga mikro nutrisi yang larut dalam lemak, seperti karotenoid (termasuk pro-vitamin A), vitamin D, E dan K.

Seperti dilansir dalam laman MPOC.org, asam lemak merupakan bahan baku untuk membentuk selaput pada setiap sel di seluruh tubuh, termasuk pada tulang, saraf dan otak. Mikro nutrisi ini dapat menjaga sel-sel di tubuh Anda tetap sehat dan berfungsi normal.

Anda akan mengalami malnutrisi dan jatuh sakit atau rentan terkena infeksi jika tubuh Anda tidak mengonsumsi lemak dan minyak dalam diet Anda. Kondisi yang sama akan Anda alami jika kurang mengonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat, protein, mineral dan vitamin lainnya.

Selain itu, minyak sawit juga sangat kaya dengan kalori. Satu gram minyak sawit mengandung energi 9 Kkal (kilokalori), atau dua setengah kali lebih banyak ketimbang satu gram protein (4 Kkal) atau karbohidrat (4 Kkal).

Energi seharusnya didapatkan dari semua kelompok makanan, tak terkecuali minyak dan lemak. Para ahli menghitung bahwa orang dewasa biasanya membutuhkan kalori antara 1.800 Kkal hingga 2.000 Kkal per hari, di mana hingga 30% bisa didapatkan dari lemak dan minyak. (NEDELYA RAMADHANI/m)