BORNEONEWS, Palangka Raya – Wakil Ketua III DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Junaidi, mengeluarkan imbauan tegas kepada seluruh lapisan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai bentuk penipuan yang marak terjadi menjelang Hari Raya Idulfitri.
Peringatan ini difokuskan pada modus kejahatan yang sering muncul melalui media sosial dan platform digital lainnya.
Junaidi mengungkapkan bahwa perkembangan teknologi yang kian pesat saat ini turut dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk menjalankan aksi kriminal.
Menurutnya, pelaku kejahatan kini tidak lagi hanya menggunakan cara-cara konvensional, melainkan sudah merambah ke penggunaan teknologi canggih guna mengelabui calon korbannya.
"Sekarang ini penipuan luar biasa lewat media sosial, apakah yang manual konvensional bahkan menggunakan AI pun. Nah, jadi ini sudah luar biasa sekarang," ujar Junaidi Selasa, 10 Maret 2026.
Ia menekankan bahwa masyarakat perlu lebih teliti dalam menyaring informasi maupun tawaran yang masuk melalui aplikasi pesan singkat.
Lebih lanjut, Sekretaris DPD Partai Demokrat Kalteng ini menjelaskan bahwa momen menjelang Lebaran menjadi masa rawan karena meningkatnya aktivitas finansial masyarakat.
Tingginya frekuensi transaksi daring, pengiriman uang, hingga geliat kegiatan sosial seperti berbagi sedekah, sering kali disalahgunakan oleh pelaku kejahatan sebagai celah untuk melancarkan aksi penipuan.
Ia juga menyoroti modus operandi yang memanfaatkan psikologi masyarakat yang ingin pulang kampung atau beribadah.
Pelaku sering kali menyebarkan pesan palsu, permintaan transfer uang yang mendesak, hingga penawaran-penawaran yang tidak jelas kebenarannya dengan kedok bantuan sosial atau promosi tiket mudik.
Sebagai penutup, Junaidi berharap masyarakat Kalimantan Tengah dapat lebih bijak dalam menggunakan teknologi dan tidak mudah tergiur oleh janji-janji yang mencurigakan.
"Selain waspada di dunia maya, ia juga menitipkan pesan agar warga tetap berhati-hati saat meninggalkan rumah dalam keadaan kosong saat merayakan Idulfitri nanti, demi menghindari kejahatan di dunia nyata," pungkasnya. (PATHUR/Y)









