BORNEONEWS, Sampit – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kotawaringin Timur melakukan antisipasi potensi timbulah sampah di kawasan wisata yang ada di daerah tersebut.
Kepala DLH Kotawaringin Timur Marjuki mengatakan melalui Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup (PPKLH) telah melaksanakan survei titik rawan sampah di kawasan wisata Pantai Ujung Pandaran, Kecamatan Teluk Sampit.
"Kegiatan itu dilakukan secara kolaboratif bersama pihak Kecamatan Teluk Sampit dan masyarakat sekitar sebagai upaya menjaga kebersihan kawasan pesisir, " katanya, Selasa, 10 Maret 2026.
Ia mengatakan survei tersebut merupakan langkah awal untuk mengantisipasi potensi peningkatan timbulan sampah khususnya pada periode libur Hari Raya Idul Fitri di mana kunjungan wisatawan ke kawasan pantai biasanya meningkat.
Tim survei melakukan verifikasi lapangan dan berhasil mengidentifikasi beberapa titik strategis di pesisir pantai, laut, dan ruang publik yang nantinya akan menjadi lokasi pemasangan baliho imbauan. Baliho tersebut berfungsi sebagai sarana edukasi bagi masyarakat dan para pengunjung agar tidak membuang sampah sembarangan.
“Kami berharap dengan adanya edukasi yang tepat, masyarakat dan wisatawan dapat lebih sadar pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, terutama di kawasan wisata pesisir yang menjadi daya tarik utama daerah ini,” ujarnya.
Kegiatan survei dan penataan kawasan wisata Pantai Ujung Pandaran ini menjadi bagian dari komitmen DLH Kotawaringin Timur dalam pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan serta peningkatan kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga kebersihan destinasi wisata. (DEVIANA/y)









