BORNEONEWS, Pulang Pisau – Program bantuan sosial terintegrasi Kartu Huma Betang dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mulai disalurkan di Kecamatan Kahayan Hilir, Kabupaten Pulang Pisau. Sebanyak 2.523 kartu diterima oleh kecamatan tersebut dan akan segera diverifikasi sebelum diserahkan kepada penerima yang berhak.
Camat Kahayan Hilir, Endra Setiawan, mengatakan kartu tersebut diserahkan secara simbolis oleh Asisten III Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah bersama Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Provinsi Kalimantan Tengah di Kantor Camat Kahayan Hilir, Selasa, 10 Maret 2026.
Program Kartu Huma Betang sendiri merupakan bantuan sosial terintegrasi dari Pemprov Kalteng yang diluncurkan pada 20 Februari 2026. Program ini menyasar sekitar 300.000 kepala keluarga prasejahtera dengan berbagai manfaat, mulai dari bantuan tunai, sembako murah, layanan kesehatan, hingga pendidikan gratis. Program tersebut juga bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mengendalikan inflasi secara tepat sasaran.
Endra menjelaskan, setelah penyerahan simbolis, kartu tersebut langsung didistribusikan ke desa dan kelurahan untuk dilakukan proses verifikasi sebelum diberikan kepada penerima.
“Kemudian hari ini kartu Huma Betang kita serahkan ke desa-desa dan kelurahan untuk diverifikasi dan diserahkan sesuai dengan daftar nama yang telah kita terima,” ujar Endra.
Ia menambahkan, proses verifikasi dilakukan oleh tenaga relawan yang telah dibentuk bersama perangkat desa, kelurahan, serta RT untuk memastikan penerima benar-benar sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan.
“Verifikasi dilakukan oleh tenaga relawan bersama perangkat desa, kelurahan dan RT sesuai dengan ketentuan yang berhak menerima,” kata Endra.
Endra berharap distribusi Kartu Huma Betang di wilayahnya dapat tepat sasaran dan sesuai dengan jumlah yang telah ditetapkan. Ia juga meminta masyarakat untuk memberikan informasi yang benar kepada petugas saat proses pendataan dilakukan.
“Petugas relawan akan mendatangi nama penerima kartu Huma Betang dan kami mohon partisipasi masyarakat untuk memberikan informasi yang sebenar-benarnya kepada petugas yang telah ditunjuk,” tandasnya. (RETHA/y)









