BORNEONEWS, Palangka Raya – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Palangka Raya terus konsisten memperketat pengawasan kelaikan jalan kendaraan angkutan melalui layanan Pengujian Kendaraan Bermotor (Uji KIR).
Plt Kepala Dishub Kota Palangka Raya, Hadi Suwandoyo, melaporkan bahwa pada Selasa 10 Maret 2026, belasan kendaraan telah menjalani serangkaian uji teknis di unit pelaksana teknis yang tersedia.
Berdasarkan data harian yang dihimpun, tercatat sebanyak 16 unit kendaraan melakukan Uji KIR pada hari Selasa, 10 Maret 2026.
Kendaraan yang hadir didominasi oleh angkutan barang dan operasional perusahaan yang rutin beroperasi di wilayah Kota Cantik, guna memastikan seluruh komponen teknisnya masih berfungsi sesuai standar keselamatan yang ditetapkan.
Secara rinci, Hadi memaparkan bahwa kendaraan yang menjalani pengujian terdiri dari 6 unit jenis pick-up, 1 unit mobil tangki, dan 5 unit mobil box.
Selain itu, terdapat pula 1 unit light truck serta 3 unit kendaraan jenis double cabin yang turut mengantre untuk memastikan status kelaikan jalannya secara legal dan teknis.
Hadi Suwandoyo menegaskan bahwa setiap kendaraan yang diuji harus melewati berbagai tahapan pemeriksaan, mulai dari sistem pengereman, lampu-lampu, hingga emisi gas buang.
Hal ini dilakukan demi meminimalisir risiko kecelakaan lalu lintas yang disebabkan oleh kegagalan fungsi teknis kendaraan saat melaju di jalan raya.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga melontarkan ajakan kepada seluruh pemilik kendaraan angkutan maupun masyarakat umum untuk melakukan Uji KIR secara rutin dan tepat waktu.
Menurutnya, kesadaran pemilik kendaraan dalam melakukan perawatan dan pengujian berkala adalah kunci utama dalam menjaga keamanan serta kenyamanan bersama di jalanan.
Sebagai penutup, Dishub Kota Palangka Raya berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan prima dalam proses pengujian kendaraan ini.
"Dengan tertibnya pelaksanaan Uji KIR, diharapkan tercipta budaya berkendara yang selamat dan bertanggung jawab, sehingga angka kecelakaan akibat kendala teknis di wilayah Palangka Raya dapat terus ditekan," pungkasnya. (PATHUR/Y)









