PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota DPRD Palangka Raya, Khemal Nasery, meminta pemerintah daerah untuk memberikan perhatian terhadap para pengrajin batako yang saat ini menghadapi keterbatasan bahan baku material.

Menurut Khemal, keberadaan pengrajin batako memiliki peran penting dalam mendukung kebutuhan material bangunan bagi masyarakat maupun proyek pembangunan di daerah.

Ia menilai keterbatasan pasokan material seperti pasir dan batu sangat berdampak terhadap keberlangsungan usaha para pengrajin batako, karena bahan tersebut merupakan komponen utama dalam proses produksi.

"Jika kondisi ini terus berlanjut, tidak hanya berdampak pada pengrajin batako, tetapi juga dapat memengaruhi ketersediaan material bangunan yang dibutuhkan untuk berbagai proyek pembangunan infrastruktur," katanya, Selasa 10 Maret 2026.

Oleh karena itu, Khemal mendorong pemerintah daerah untuk mencari solusi yang tepat, termasuk melalui pengaturan kawasan tambang yang legal atau kebijakan lain yang dapat menjamin ketersediaan bahan baku.

"Adanya perhatian dan kebijakan yang tepat, para pengrajin batako dapat terus menjalankan usahanya dan turut mendukung pembangunan di Kota Palangka Raya," pungkasnya. (MARINI/H)