BORNEONEWS, Katingan - Para peserta ekspedisi Bukit Bulan, di Kecamatan Mendawai, Kabupaten Katingan 2016 akhirnya menaklukan bukit yang memiliki ketinggian lebih 150-san meter itu.
Meski Bukit Bulan tidak terlalu tinggi, namun para peserta untuk menggapai bukit ini membutuhkan perjuangan ekstra keras. Seperti Bukit Bulan ini dikelilingi lahan bergambut cukup tebal, sehingga tidak jarang para peserta terjebak di dalam lumpur bergambut itu.
Menurut pantauan Borneonews, setelah peserta ekspedisi dilepas Bupati Ahmad Yantenglie dari Kasongan, Senin (19/12/2016), peserta kemudian menuju Desa Baun Bango Kecamatan Kamipang dengan menggunakan transportasi darat/mobil.
Kemudian peserta diangkut menggunakan Kapal LTS melewati Sungai Katingan menuju Desa Tumbang Bulan Kecamatan Mendawai selama sekitar delapan jam. Yang menarik, kapal LTS yang biasa digunakan penarik tongkang dihias sedemikian rupa, seperti umbul-umbul dan ukiran yang menyesuaikan budaya Dayak.
Para peserta sampai di Tumbang Bulan sudah menjelang malam, dan mereka bermalam di Tumbang Bulan ini dengan dihibur dangdutan oleh artis Jakarta, Yuli KDI.
Ratusan warga Tumbang Bulan dan sekitarnya antusias menyaksikan acara dangdutan itu. Bahkan Bupati Ahmad Yantenglie dan istri Endang Susilawatie juga turut menghibur dengan menyumbangkan lagu.
Setelah bermalam di Tumbang Bulan, pada Selasa (20/12) pagi peserta ekspedisi bertolak menuju Base Kamp Beruang milik WWF selama sekitar dua jam menggunakan armada kelotok. Setelah sempat istirahat, peserta melanjutkan perjalanannya menuju titik star untuk persiapan menuju Bukit Bulan dengan berjalan kaki.
Meski jarak kaki Bukit Bulan dengan titik star ini hanya berjarak sekitar 4.000 meter atau 4 Km ini, namun karena medan yang berat selain lahan bergambut dan berlumpur, juga banyak batang kayu yang malang melintang tumbang bekas kebakaran 2015 lalu, sehingga sulit dilalui peserta ekspedisi. Sehingga tak heran untuk mencapai kaki Bukit Bulan ini membutuhkan waktu antara 4 sampai 5 jam.
Dari kaki Bukit Bulan ini peserta kemudian melanjutkan untuk mendaki puncak bukit yang memiliki ketinggian sekitar 150-an meter itu.
Di puncak Bukit Bulan para peserta bermalam semalam. Pada Rabu (21/12/2016) pagi perwakilan peserta dari berbagai organisasi kemasyarakatan maupun mahasiswa ini sempat membentangkan bendera kebesaran masing-masing. Di antaranya dari PWI Katingan, KNP, Karang Taruna, Hapakat, HMI, BEM UMP, Mapala Unpar, Katingan Trail Club, Pramuka, Pol PP, Polres Katingan, sejumlah masyarakat umum dan utusan sejumlah SKPD, seperti Camat Sanaman Mantikei Prancis, Sekretaris BKD Risnaduar, Sekretaris BPMdes Yuas Elko, Kabag Keuangan Sekwan Gibson, Kepala Damkar Laga Landang.
Sore harinya peserta ekspedisi kembali menuju Desa Tumbang Bulan untuk persiapan kembali ke Kasongan. (ABDUL GOFUR/m)








