BORNEONEWS, Palangka Raya - Ketua Komisi III DPRD Palangka Raya, Sigit Widodo, mengingatkan masyarakat agar lebih bijak dalam menyikapi berbagai informasi yang beredar di media sosial, terutama anak-anak.
"Pasalnya, masih banyak informasi yang berseliweran di dunia maya yang memerlukan pengecekan fakta atau kroscek secara saksama sebelum dipercaya maupun dibagikan kembali," katanya, Selasa, 10 Maret 2026.
Menurut Sigit, derasnya arus informasi di media sosial sering kali membuat masyarakat sulit membedakan antara informasi yang benar dan yang belum terverifikasi.
"Kondisi ini dapat memicu kesalahpahaman serta penyebaran informasi yang tidak akurat," tambahnya.
Ia menilai situasi tersebut menjadi semakin rentan bagi anak-anak di bawah umur. Hal ini karena mereka belum sepenuhnya memiliki kemampuan literasi digital yang memadai untuk memilah dan memahami informasi yang beredar di internet.
Oleh karena itu, Sigit menekankan pentingnya peran orang tua dan lingkungan dalam memberikan pendampingan kepada anak-anak saat mengakses media sosial maupun berbagai platform digital lainnya.
Selain itu, ia juga mendorong adanya edukasi literasi digital secara berkelanjutan, baik di lingkungan sekolah maupun melalui program pemerintah daerah, agar generasi muda memiliki kemampuan menyaring informasi dengan lebih baik.
"Dengan peningkatan literasi digital serta kesadaran masyarakat untuk melakukan pengecekan fakta, penyebaran informasi yang menyesatkan di media sosial dapat diminimalisir, khususnya yang berpotensi memengaruhi anak-anak," pungkasnya. (MARINI/H)









