BORNEONEWS, Palangka Raya – Musibah kebakaran menghanguskan sebuah rumah di Jalan Pantai Cemara Lambat, Kelurahan Pahandut Seberang, Kecamatan Pahandut, Kota Palangka Raya pada Selasa, 10 Maret 2026.
Insiden yang terjadi sekitar pukul 15.00 WIB tersebut sempat mengejutkan warga sekitar karena kobaran api yang muncul secara tiba-tiba dan langsung membesar.
Analis Ahli Muda Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Palangka Raya, Sucipto, menjelaskan bahwa pihaknya pertama kali menerima laporan kebakaran melalui grup WhatsApp pada pukul 15.00 WIB.
Begitu menerima informasi, tim pemadam gabungan langsung dikerahkan menuju lokasi untuk melokalisir api agar tidak merembet ke bangunan lain.
Berkat kesigapan petugas dan relawan, api berhasil dipadamkan dalam waktu singkat, yang kemudian dilanjutkan dengan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang tersisa di reruntuhan bangunan.
Berdasarkan data di lapangan, rumah konstruksi kayu yang terbakar merupakan milik Ato (55). Bangunan tersebut diketahui berbahan dasar kayu, sehingga material yang mudah terbakar membuat api dengan sangat cepat melalap seluruh konstruksi rumah hingga rata dengan tanah.
Terkait penyebab pasti kebakaran, Sucipto menyatakan bahwa pihak berwenang masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut.
"Meski tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa ini, kerugian materil yang diderita pemilik rumah diperkirakan mencapai angka ratusan juta rupiah," ungkap Cipto.
Sementara itu Seorang saksi mata, Nurma, mengaku tidak mengetahui secara pasti dari mana sumber api berasal.
Ia menceritakan bahwa dirinya baru menyadari kebakaran saat melihat api sudah menjulang tinggi dan segera berteriak meminta tolong kepada warga sekitar.
"Tidak lama kemudian pemadam kebakaran berdatangan untuk melakukan upaya pemadaman di rumah bapak Ato," pungkasnya. (PATHUR/j)









