BORNEONEWS, Palangka Raya - Aktivitas yang meningkat selama masa libur Lebaran berpotensi memicu berbagai gangguan kesehatan, terutama bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik jarak jauh.
Hal tersebut disampaikan Kepala Cabang BPJS Kesehatan Kantor Cabang Palangka Raya, K Hindro Kusumo, yang mengingatkan pentingnya menjaga kondisi tubuh selama perjalanan.
"Padatnya aktivitas saat Lebaran, mulai dari perjalanan panjang hingga perubahan pola makan, dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan. Karena itu, masyarakat diimbau untuk memastikan kondisi tubuh tetap prima sebelum melakukan perjalanan ke kampung halaman," kata Hindro pada Selasa, 10 Februari 2026.
Menurutnya, persiapan fisik menjadi hal penting sebelum mudik. Ia menyarankan masyarakat untuk cukup beristirahat, mengonsumsi makanan bergizi, serta menjaga kebersihan diri selama perjalanan agar kesehatan tetap terjaga.
"Selain itu, bagi pemudik yang menempuh perjalanan jauh, disarankan untuk beristirahat secara berkala," katanya.
Langkah tersebut penting guna mencegah kelelahan yang dapat membahayakan kesehatan maupun keselamatan selama perjalanan.
Hindro juga mengingatkan masyarakat yang memiliki kondisi kesehatan tertentu agar tidak lupa membawa obat-obatan pribadi yang diperlukan. Dengan persiapan tersebut, risiko gangguan kesehatan selama perjalanan dapat diminimalkan.
Ia menambahkan, apabila terjadi kondisi gawat darurat, peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) tetap dapat mengakses layanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) di rumah sakit mitra BPJS Kesehatan di manapun berada, sehingga masyarakat tetap mendapatkan pelayanan kesehatan yang dibutuhkan selama masa mudik Lebaran.(TESTI PRISCILLA/R)









