BORNEONEWS, Pangkalan Bun – Bupati Kotawaringin Barat (Kobar) Hj. Nurhidayah, memaparkan gambaran umum kondisi terkini daerah, saat menyampaikan pidato pengantar pada Rapat Paripurna ke-1 Masa Persidangan II Tahun Sidang 2025/2026, DPRD Kabupaten Kotawaringin Barat, Selasa, 10 Maret 2026.
Dalam pidatonya, Nurhidayah menyampaikan berbagai indikator pembangunan daerah, mulai dari perkembangan jumlah penduduk, kondisi perekonomian, hingga realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2025.
Berdasarkan data agregat kependudukan semester II tahun 2025 dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, jumlah penduduk Kabupaten Kotawaringin Barat pada tahun 2025 tercatat sebanyak 297.240 jiwa. Angka tersebut meningkat 2.438 jiwa dibandingkan tahun 2024 yang berjumlah 294.602 jiwa.
Sementara itu, dari sisi ekonomi, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Kotawaringin Barat menurut pengeluaran atas dasar harga berlaku pada tahun 2025 mencapai Rp34.636 miliar.
Nurhidayah menjelaskan, peningkatan pertumbuhan ekonomi daerah dipengaruhi oleh kuatnya kinerja sejumlah sektor utama yang selama ini menjadi penopang perekonomian daerah.
“Lapangan industri pengolahan serta sektor primer seperti pertanian, perikanan, kehutanan dan perkebunan kelapa sawit masih menjadi penggerak utama perekonomian Kabupaten Kotawaringin Barat,” ujar Nurhidayah.
Selain itu, dari sisi permintaan, kuatnya konsumsi masyarakat serta membaiknya kinerja neraca perdagangan turut memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
Secara keseluruhan, pada tahun 2025 pertumbuhan ekonomi Kabupaten Kotawaringin Barat tercatat sebesar 5,68 persen. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,11 persen maupun pertumbuhan ekonomi Provinsi Kalimantan Tengah yang berada di angka 4,80 persen.
Menurut Nurhidayah, arah pembangunan daerah saat ini mengacu pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Kotawaringin Barat tahun 2025–2029.
Dokumen perencanaan tersebut diharapkan mampu menggerakkan seluruh komponen masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam pembangunan daerah, sehingga tercipta semangat kebersamaan dalam mewujudkan Kabupaten Kotawaringin Barat yang lebih maju dan sejahtera.
Sebagai implementasinya, Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat menetapkan tema pembangunan tahun 2025 yakni “Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan”.
Dari sisi pengelolaan keuangan daerah, target pendapatan pada APBD Perubahan Tahun Anggaran 2025 ditetapkan sebesar Rp1,654 triliun dan terealisasi Rp1,583 triliun atau 95,71 persen.
Sementara itu, target belanja daerah setelah perubahan sebesar Rp1,718 triliun dengan realisasi mencapai Rp1,485 triliun atau sekitar 96,46 persen.
Nurhidayah menegaskan bahwa capaian tersebut menunjukkan upaya pemerintah daerah dalam mengoptimalkan penggunaan anggaran untuk membiayai berbagai program pembangunan yang berdampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
“Pemerintah daerah telah berusaha mengoptimalkan penggunaan belanja untuk membiayai pelaksanaan kegiatan pembangunan dengan harapan memberikan dampak positif bagi perkembangan perekonomian di wilayah Kabupaten Kotawaringin Barat,” jelasnya.
Ia menambahkan, capaian pembangunan selama tahun 2025 merupakan hasil pelaksanaan berbagai program dan kegiatan yang dilakukan secara berkelanjutan dengan memperhatikan dokumen perencanaan pembangunan daerah.
Proses pembangunan tersebut dilaksanakan secara selaras, sinergis, koordinatif, integratif, transparan, akuntabel, dan berkelanjutan dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan.
Meski demikian, pemerintah daerah mengakui masih terdapat sejumlah tantangan pembangunan, terutama dalam pemenuhan hak dasar masyarakat di berbagai sektor seperti infrastruktur, pendidikan, kesehatan, pertanian, investasi, koperasi dan UMKM, ketenagakerjaan, hingga penanggulangan kemiskinan dan stunting.
Ke depan, pemerintah daerah bersama DPRD dan seluruh pemangku kepentingan akan terus memperkuat sinergi guna mengatasi berbagai tantangan pembangunan tersebut sekaligus menjaga tren positif pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Kotawaringin Barat. (DANANG/j)
Ekonomi Kobar 2025 Tumbuh 5,68 Persen
Bagikan:

PANGKALAN BUN –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Distribusi Masih Jadi Hambatan, Industri Komik Indonesia Dinilai Punya Potensi Besar
Iran Ancam Gunakan Taktik Baru jika AS Kembali Lancarkan Serangan
OJK Kalteng Tekankan Manfaat Nyata Inklusi Keuangan bagi Kesejahteraan Masyarakat
Dokter Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan terhadap Anak Kandung Berusia 4 Tahun
Dampak Karhutla bagi Kesehatan Bukan Hanya Gangguan Pernapasan
Karhutla Ancam Habitat Orangutan di Kalteng, Patroli dan Evakuasi Satwa Diperkuat
Komentar (0)
Memuat komentar…







