BORNEONEWS, Tamiang Layang – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, Ampera AY Mebas, mengingatkan agar setiap program pembangunan daerah yang diusulkan melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) harus disusun secara selaras dengan Rencana Kerja (Renja) perangkat daerah serta mengacu pada skala prioritas pembangunan.
Hal tersebut disampaikan Ampera saat menyampaikan pokok-pokok pikiran dalam Musrenbang Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 yang digelar Pemerintah Kabupaten Barito Timur di Aula Bapplitbangda, Selasa, 10 Maret 2026.
Menurutnya, berdasarkan pengalaman beberapa tahun terakhir, masih ditemukan program pembangunan yang telah dianggarkan namun tidak tercantum dalam dokumen perencanaan maupun Renja perangkat daerah.
“Program yang diusulkan harus benar-benar sesuai dengan Renja. Jangan sampai ada kegiatan yang muncul di luar perencanaan, apalagi dengan anggaran yang besar,” tegas Ampera.
Ia menilai ketidaksinkronan antara program kegiatan dan dokumen perencanaan dapat membuat pelaksanaan pembangunan menjadi kurang efektif serta berpotensi menimbulkan persoalan dalam proses penganggaran daerah.
Selain itu, Ampera juga menyoroti kondisi kemampuan keuangan daerah yang saat ini relatif terbatas. Karena itu, pemerintah daerah diminta lebih selektif dalam menentukan program pembangunan yang akan dilaksanakan.
“Situasi anggaran sekarang berbeda dengan beberapa tahun lalu. Karena itu program yang direncanakan harus benar-benar dipilih yang paling prioritas dan berdampak langsung bagi masyarakat,” ujarnya.
Mantan Bupati Barito Timur periode 2013–2023 tersebut juga mendorong agar sejumlah program pembangunan yang berkaitan dengan kewenangan pemerintah provinsi dapat diusulkan melalui Musrenbang sehingga dapat diperjuangkan pada tingkat provinsi.
Beberapa program yang dinilai penting antara lain peningkatan infrastruktur jalan penghubung antarwilayah, termasuk ruas jalan di wilayah Hayaping serta sejumlah akses jalan yang berperan penting dalam mendukung mobilitas masyarakat dan pengembangan ekonomi daerah.
Selain sektor infrastruktur, Ampera turut menyoroti pentingnya pengembangan sektor pertanian dan perkebunan yang dinilai memiliki potensi besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di Barito Timur.
Ia berharap berbagai usulan pembangunan dari Barito Timur dapat disampaikan secara terstruktur sehingga dapat menjadi bahan pembahasan dalam Musrenbang tingkat provinsi.
“Melalui Musrenbang ini kita berharap program-program yang benar-benar penting dapat diperjuangkan bersama, baik melalui anggaran kabupaten, provinsi, maupun pusat,” katanya.
Di akhir penyampaiannya, Ampera juga mengajak seluruh pihak untuk tetap bersyukur atas kondisi yang ada sekaligus terus bekerja secara maksimal guna mendorong kemajuan pembangunan di Kabupaten Barito Timur. (AGUSTINUS BOLE MALO/j)









