BORNEONEWS, Washington – Sebuah bus yang mengangkut warga negara Amerika Serikat dalam proses evakuasi dari Qatar dilaporkan mengalami kecelakaan di jalan raya gurun wilayah Arab Saudi. Insiden tersebut menyebabkan beberapa penumpang mengalami luka.
Laporan The Wall Street Journal, Selasa, 10 Maret 2026, menyebutkan kecelakaan terjadi ketika bus menabrak sebuah truk semi yang sedang terparkir di pinggir jalan.
Seorang penumpang perempuan dilaporkan mengalami luka di bagian kepala dan wajah akibat benturan saat kecelakaan. Sementara itu, pengemudi bus sempat terjebak karena kedua kakinya terhimpit, namun akhirnya berhasil diselamatkan.
Menurut salah satu penumpang yang terluka, peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu malam (7/3) setelah bus menempuh perjalanan sekitar 2,5 jam dari Riyadh, ibu kota Arab Saudi.
Setelah kejadian itu, petugas keamanan mengawal rombongan warga negara AS menuju sebuah tempat peristirahatan. Di lokasi tersebut mereka kemudian dijemput oleh staf Kedutaan Besar Amerika Serikat dan diantar menuju hotel untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Sebagian besar warga yang dievakuasi selanjutnya diterbangkan menggunakan pesawat sewaan pada Minggu (8/3). Beberapa di antaranya dilaporkan telah tiba di Amerika Serikat pada Senin (9/3).
Sementara itu, Asisten Menteri Luar Negeri AS untuk Urusan Publik Global Dylan Johnson melalui platform X menyampaikan bahwa lebih dari 36.000 warga negara AS telah dievakuasi dari kawasan Timur Tengah sejak 28 Februari.
Evakuasi tersebut dilakukan setelah meningkatnya ketegangan di kawasan menyusul serangan militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran.
Johnson menambahkan, meskipun layanan transportasi komersial di kawasan tersebut mulai kembali normal, Departemen Luar Negeri AS tetap mengoperasikan penerbangan sewaan serta evakuasi jalur darat untuk membantu warga negaranya meninggalkan wilayah Timur Tengah.
Ia juga menyebutkan jumlah kursi transportasi yang tersedia saat ini bahkan lebih banyak dibandingkan jumlah warga AS yang mengajukan permintaan untuk meninggalkan kawasan tersebut.
ANTARA









