BORNEONEWS, Palangka Raya - Ayam ras merupakan salah satu komoditi yang harganya selalu naik menjelang hari besar seperti saat ini. 

Seperti yang terjadi Jumat (23/12/2016), tiga hari menjelang hari besar keagamaan umat Kristiani, harga ayam ras telah meroket di pasar tradisional Palangka Raya, Kalimantan Tengah.

"Rp48.000 sekilonya," ungkap Ella, seorang pedagang ayam di Pasar Kahayan kepada Borneo News.

Kaget mendapati harga ini, beberapa pelanggan protes. Kekagetan mereka bukan tanpa alasan. Dua hari sebelumnya Borneo News pun telah membuat berita mengenai harga ayam ras dan harganya masih pada angka Rp38.000 per kilogram.

"Masa segitu, barusan kemaren sudah naik jadi 38. Masa sekarang naik jadi 48 lagi. Dalam dua hari naik 10 ribu," keluh Indu Fridey, salah seorang pelanggan.

Meski mahal, ia tetap membeli ayam ras untuk keperluan Natal. Hanya saja, timbangannya dikurangi.

"Harga yang disarankan pemerintah kan biasanya 28.000, kalau ini sudah naik jadi 200 persen ya mohon pemerintah memerhatikan. Tadi maunya beli lima kilo untuk bikin pentol, tapi kalau mahal begini ya terpaksa beli tiga kilo saja. Nggak cukup uangnya," sesal Ibu paruh baya ini. (TESTI PRISCILLA/m)