PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Sebanyak 156 pelajar di Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, mengikuti seleksi calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tahun 2026 yang digelar pemerintah kota melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol).

Kepala Badan Kesbangpol Palangka Raya Boy Yepthanius mengatakan para peserta sebelumnya telah melewati tahap seleksi administrasi dan kini melanjutkan ke tahapan seleksi berikutnya.

“Peserta akan mengikuti sejumlah tahapan seleksi, mulai dari tes pemahaman Pancasila dan wawasan kebangsaan hingga seleksi intelegensia umum,” kata Boy di Palangka Raya, Kamis, 12 Maret 2026.

Setelah itu, peserta juga akan menjalani pemeriksaan kesehatan sebagai bagian dari proses seleksi.

Menurutnya, selain kemampuan akademik, aspek fisik dan kedisiplinan juga menjadi penilaian penting dalam menentukan calon Paskibraka.

Peserta yang lolos tahap awal akan mengikuti seleksi Peraturan Baris Berbaris (PBB) dan tes kesamaptaan, sebelum akhirnya menjalani tahap akhir berupa wawancara.

Boy menjelaskan pengumuman hasil seleksi tingkat kota akan dilakukan setelah pengumuman hasil seleksi Paskibraka tingkat Provinsi Kalimantan Tengah.

Ia berharap proses seleksi tahun ini dapat menghasilkan anggota Paskibraka yang tidak hanya memiliki kemampuan fisik yang baik, tetapi juga memiliki pemahaman kuat terhadap nilai-nilai Pancasila dan kebangsaan.

“Seleksi ini menjadi kesempatan bagi para pelajar untuk menunjukkan dedikasi dan semangat cinta tanah air melalui pembinaan kepemudaan,” ujarnya.

Sementara itu, Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Palangka Raya Yohn Benhur G Pangaribuan mengatakan dari total 156 peserta tersebut nantinya akan dipilih 26 pelajar terbaik untuk menjadi calon Paskibraka Kota Palangka Raya.

Ia mengingatkan para peserta yang belum terpilih agar tidak berkecil hati karena pengalaman mengikuti seleksi tetap memberikan nilai positif.

“Kami berharap yang belum terpilih tidak kecewa, karena proses ini juga menjadi pengalaman berharga,” katanya.

Benhur menambahkan seleksi Paskibraka bukan sekadar mencari peserta terbaik untuk upacara Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran bagi generasi muda dalam menanamkan nilai kedisiplinan, kepemimpinan, dan rasa tanggung jawab.

Melalui proses seleksi ini, Pemerintah Kota Palangka Raya berharap dapat mencetak generasi muda yang tidak hanya siap bertugas dalam upacara kemerdekaan, tetapi juga menjadi teladan dalam menumbuhkan semangat kebangsaan dan patriotisme di tengah masyarakat.