SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127 Kodim 1015/Sampit memberikan dampak positif bagi masyarakat di wilayah pedesaan Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). 

Sejumlah pembangunan infrastruktur yang dilakukan melalui program tersebut dinilai sangat membantu aktivitas warga, khususnya para petani.

"Mengenai TMMD di desa Tribuana, Bukit Indah, dan Batu Agung kami dari perwakilan masyarakat merasakan dampaknya yaitu dampak positif yang mana kami petani maupun warga di sini merasakan banyak terbantu atas pembangunan yang dilakukan dari program TMMD tersebut," kata salah satu warga Desa Tribuana, Hermanto, Kamis, 12 Maret 2026.

Ia menjelaskan, beberapa pembangunan yang dilakukan, seperti pembuatan siring, normalisasi sungai, serta penimbunan jalan, sangat membantu mobilitas masyarakat antar desa.

"Yaitu program Siring, normalisasi sungai dan penimbunan jalan yang mana antar desa dari Desa Tribuana, Bukit Indah, Batu Agung bisa terjangkau. Jadi sangat meringankan kami. Kami berterima kasih kepada TNI yang mana Di desa ini diadakan program TMMD tersebut," tambahnya.

TMMD ke-127 Kodim 1015/Sampit tahun 2026 dilaksanakan di tiga desa wilayah utara Kotim, yaitu Desa Bukit Indah, Desa Tribuana, dan Desa Batu Agung di Kecamatan Telaga Antang.

Program tersebut berlangsung selama satu bulan, mulai 10 Februari hingga 11 Maret 2026. Selama pelaksanaannya, berbagai kegiatan pembangunan dilaksanakan, baik melalui program fisik maupun nonfisik yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

Seluruh rangkaian kegiatan dalam TMMD ke-127 dilaporkan telah terealisasi 100 persen, sehingga diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan akses infrastruktur serta mendukung aktivitas ekonomi warga di wilayah pedesaan. (DEWI PATMALASARI/j)