PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Ketua Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kota Palangka Raya, Bush Valentino Lambung, menegaskan bahwa organisasinya tidak akan terlibat dalam aksi demonstrasi yang direncanakan pada tanggal 25 dan 26 mendatang.

Keputusan ini diambil setelah melakukan kajian internal terhadap rencana aksi tersebut. Pihaknya lebih mendorong dilakukannya audiensi formal dengan pemerintah dan instansi terkait.

Fokus utama yang ingin diperjuangkan adalah mengenai regulasi dan pengelolaan tambang emas di wilayah Kalimantan Tengah.

"Hal ini menjadi krusial karena menyangkut hajat hidup orang banyak, di mana putra-putri daerah membutuhkan kepastian ekonomi untuk memenuhi kebutuhan dasar seperti sandang, pangan, dan papan," katanya, Kamis, 12 Maret 2026.

Ia menegaskan bahwa masyarakat Kalimantan Tengah memiliki hak untuk mengelola kekayaan alamnya sendiri demi kesejahteraan bersama. Namun, perjuangan tersebut harus dilakukan melalui jalur yang elegan dan intelektual, bukan sekadar orasi di jalanan yang rentan dipolitisasi.

Audiensi dinilai sebagai langkah yang lebih konkret untuk mendapatkan solusi jangka panjang terkait pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan dan berpihak pada masyarakat lokal.

Bush Valentino juga memberikan peringatan keras agar setiap gerakan massa tidak ditunggangi oleh oknum atau "tikus liar" yang hanya mencari kesempatan untuk memicu kerusuhan. Ia mengkhawatirkan adanya pihak-pihak tertentu yang masuk ke dalam barisan massa hanya untuk melakukan aksi anarkis yang melanggar aturan hukum.

Oleh karena itu, Pemuda Pancasila memilih untuk menjaga jarak dari aksi-aksi yang koordinasi dan tujuannya dianggap masih samar atau abu-abu.

Ketua MPC Pemuda Pancasila ini mengajak seluruh pemuda dan elemen masyarakat untuk berpikir jernih sebelum bertindak. Baginya, setiap langkah yang diambil oleh organisasi kepemudaan harus didasari oleh pertimbangan yang matang serta dampak sosial yang ditimbulkan.

Ia tidak ingin semangat perjuangan masyarakat lokal justru tercoreng oleh tindakan tidak bertanggung jawab yang hanya mengedepankan emosi sesaat tanpa arah yang jelas.

Bush memastikan bahwa Pemuda Pancasila Palangka Raya akan tetap konsisten mengawal isu-isu kerakyatan, termasuk persoalan pertambangan, namun tetap dalam koridor hukum yang berlaku.

"Dengan cara ini, diharapkan aspirasi putra-putri Kalimantan Tengah dapat tersampaikan secara efektif tanpa harus mengorbankan ketertiban umum di daerah tersebut," pungkasnya. (PATHUR/y)