BORNEONEWS, Muara Teweh - Menjelang perayaan Natal 2016 dan Tahun Baru, harga-harga bahan pokok dipasaran mulai mengalami kenaikan, terutama pada ayam ras. Harga ayam ras naik signifikan berkisar Rp5.000 - Rp7.000 per kilogram. Minggu sebelumnya harga ayam ras hanya Rp35.000, dan saat ini sudah mencapai kisaran harga Rp40.000 - Rp42.000 per kilogram. Tetapi, harga bawang merah, justru turun.

"Memang harga ayam ras dipasaran mulai naik kerabat mendekati natal, dimana minggu sebelumnya hanya dengan harga Rp35.000, kini menjadi Rp40.000 per kilogram di tempat saya, akan tetapi dilain bisa mencapai harga Rp42.000 per kilogram," kata  H Hamidi, penjual ayam ras di Pasar Pendopo, Muara Teweh, Jumat (23/12/2016)

Dia, seperti juga pedagang lainnya hanya mengikuti harga di pasaran. Karena, mereka mengambil ayam ras dari Banjarmasin, Kalimantan Selatan. "Tentu saja harga di sini lebih mahal dari harga ayam di Banjarmasin dan Palangka Raya, karena biaya angkut yang lebih besar."

Sementara, salah seorang pedagang bawang di Pasar Pendopo, Siti mengatakan, untuk bawang merah mengalami penurunan harga dari minggu sebelumnya yakni dari harga Rp48.000 per kilogram kini hanya seharga Rp40.000.

"Minggu sebelumnya harga bawang merah mencapai Rp48.000, namun menjelang natal ini turun menjadi Rp40.000 perkilogramnya, penurunan ini terjadi pada minggu ini saja, dan turun secara bertahap" terang Siti.

Dikatakannya, sementara untuk bawang putih tetap dengan kisaran harga Rp 35.000 perkilogram. (RAMADANI/N).