PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemko Palangka Raya terus berkomitmen meningkatkan daya saing daerah melalui penguatan sektor investasi.

Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini, menegaskan bahwa langkah ini diambil sebagai strategi utama untuk mendukung percepatan pembangunan infrastruktur serta memperkuat fondasi perekonomian masyarakat di Kota Cantik.

"Ini sesuai dengan tema pembangunan kita di tahun mendatang, untuk mewujudkan ekonomi yang berdaya saing dan infrastruktur yang baik maka diperlukan penguatan pada sektor investasi daerah," katanya, Jumat, 13 Maret 2026.

Menurutnya, investasi memiliki peran krusial sebagai katalisator pembangunan yang tidak hanya bergantung pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

"Dengan masuknya modal dari pihak swasta, Pemerintah Kota berharap adanya sinergi yang kuat untuk membiayai berbagai proyek strategis yang berdampak langsung pada peningkatan kualitas hidup warga," ungkapnya.

Selain fokus pada pembangunan fisik, penguatan investasi ini juga ditujukan untuk membuka lapangan kerja baru seluas-luasnya.

Pemerintah Kota meyakini bahwa pertumbuhan ekonomi yang inklusif hanya dapat tercapai apabila iklim investasi berjalan kondusif, sehingga mampu menyerap tenaga kerja lokal dan mengurangi angka pengangguran di wilayah tersebut.

Dalam upaya menarik minat investor, Zaini menjelaskan bahwa pihaknya terus melakukan pembenahan dari sisi regulasi dan kemudahan perizinan.

Penyederhaan birokrasi menjadi prioritas agar para pelaku usaha, baik skala nasional maupun lokal, merasa nyaman dan aman dalam menanamkan modalnya di Palangka Raya.

"Kami juga aktif mempromosikan berbagai potensi daerah yang belum tergarap maksimal, mulai dari sektor jasa, perdagangan, hingga pariwisata," jelasnya.

Zaini berharap, dengan promosi yang masif dan terukur, Palangka Raya dapat menjadi magnet investasi di Kalimantan Tengah yang pada akhirnya bermuara pada kesejahteraan masyarakat luas. (HENDRI/j)