PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini, menyatakan pemerintah daerah terus memperkuat pengembangan ekosistem ekonomi kreatif yang diintegrasikan dengan sektor pariwisata.

Langkah strategis ini dilakukan guna memastikan kedua sektor tersebut menjadi pilar utama dalam mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Dia menekankan bahwa ekonomi kreatif bukan sekadar sektor pendukung, melainkan katalisator pertumbuhan ekonomi modern.

"Kami ingin membangun sebuah ekosistem yang berkelanjutan, di mana para pelaku kreatif memiliki ruang gerak yang luas untuk berinovasi sehingga produk lokal kita memiliki daya saing tinggi di pasar global," katanya, Jumat, 13 Maret 2026.

Pemko Palangka Raya menyadari bahwa pariwisata yang kuat harus didukung oleh narasi kreatif dan produk unggulan daerah.

Oleh karena itu, sinergitas antara destinasi wisata alam dengan subsektor kreatif seperti kuliner, kriya, dan fashion terus diakselerasi.

Zaini menyebutkan bahwa integrasi ini akan memberikan pengalaman wisata yang lebih komprehensif bagi pengunjung yang datang ke Kalimantan Tengah.

Pemerintah tengah menyiapkan berbagai program peningkatan kapasitas, mulai dari pelatihan manajerial hingga kemudahan akses permodalan bagi UMKM kreatif.

"Intervensi pemerintah tidak hanya berhenti pada pelatihan, tetapi juga mencakup fasilitasi pemasaran secara digital agar jangkauan pasar produk lokal kita semakin luas dan tidak terjebak pada skala domestik saja," tambahnya.

Di sisi lain, ia juga menyoroti pentingnya kolaborasi pentahelix yang melibatkan pemerintah, akademisi, pelaku usaha, masyarakat, dan media.

Menurutnya, ekosistem yang kuat hanya bisa tercipta jika seluruh elemen ini bergerak seirama dalam menciptakan inovasi.

Dukungan infrastruktur di titik-titik strategis pariwisata pun akan terus dipoles guna menjamin kenyamanan para wisatawan. (HENDRI/j)