BORNEONEWS, Sampit - Kepala Dinas Pendidikan Kotawaringin Timur, Suparmai mengatakan, mulai 1 Januari 2017 seluruh pengelolaan manajemen SMA/SMK diambilalih oleh pemerintah provinsi, termasuk tenaga administrasi seperti tata usaha dan lainnya. Senin (19/12/2016), Dinas Pendidikan Kotawaringin Timur menyerahkan Surat Keputusan alih fungsi status Aparatur Sipil Negara (ASN) atau guru yang mengajar di sekolah tingkat SMA/SMK. 

"Perubahan status pengelolaan ini artinya, secara keseluruhan, guru termasuk administrasi dan aset akan dikelola oleh Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah," kata  Kepala Dinas Pendidikan Kotim, Suparmadi, di Sampit, Jumat (23/12/2016).

Senin (19/12/2016), Dinas Pendidikan Kabupaten Kotawaringin Timur menyerahkan Surat Keputusan (SK) alih fungsi status aparatur sipil negara atau guru yang mengajar di sekolah tingkat SMA/SMK. Selain guru juga diserahkan pengawas bidang pendidikan menengah serta aset dari pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur ke Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.

Sesuai Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang pemerintahan daerah, pengganti unang-undang nomor 32 tahun 2004. Manajemen pengelolaan SMA/SMK sederajat, baik negeri maupun swasta berpindah ke provinsi. Namun pemerintah kabupaten masih bertanggungjawab terhadap pengelolaan SD dan SMP sederajat.

‎Sementara itu, Kepala Bidang Pendidikan Menengah, pada Disdik Kotim Syaifudi mengatakan, penyerahan SK tersebut akan disusul dengan penyerahan sarana dan prasarana, dan dokumen (P2D) SMA/SMK.

‎Saat ini terdata sebanyak 529 guru termasuk 11 orang pengawas didalamnya dari 12 sekolah SMA dan 15 SMK dan Madrasah Aliyah yang tersebar diwilayah Kabupaten Kotawaringin Timur.

Secara keseluruhan tambah Syaifudi, 529 guru tersebut punya andil besar dalam dunia pendidikan di Kotim. Sehingga walaupun administrasi berpindah ke provinsi, namun tetap mendapat penghargaan tertinggi dari Disdik Kotim.

"Kami ucapkan terima kasih kepada 529 guru yang telah bekerja keras dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kotim. Hinga ahirnya opini Kotim hebat menuju Kalteng berkah menjadi sebuah penghargaan tertinggi bagi para guru," katanya. (RAFIUDIN/N).‎