KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Sekretaris Daerah Kabupaten Kapuas, Usis I. Sangkai menyebutkan bahwa capaian Kabupaten Layak Anak (KLA) di Kabupaten Kapuas menunjukkan perkembangan yang cukup baik dalam beberapa tahun terakhir.

Hal tersebut disampaikannya saat membuka Rapat Koordinasi Pelaksanaan Evaluasi Mandiri Kabupaten Layak Anak Tahun 2026 yang digelar secara virtual melalui Zoom Meeting, Jumat, 13 Maret 2026.

Kapuas sebelumnya berhasil meraih kategori Pratama pada 2022 dan 2023, kemudian meningkat menjadi kategori Madya pada 2025.

“Capaian ini menunjukkan adanya kemajuan dalam upaya pemenuhan hak anak di Kabupaten Kapuas, namun tentu masih perlu terus ditingkatkan melalui kerja sama seluruh pihak,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa penilaian Kabupaten Layak Anak bukan semata-mata untuk mengejar penghargaan, melainkan sebagai upaya evaluasi bersama dalam memastikan kebijakan pembangunan daerah benar-benar memperhatikan kepentingan terbaik bagi anak.

Sekda menjelaskan bahwa pemenuhan hak anak mencakup lima klaster utama, yaitu hak sipil dan kebebasan anak, lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif, kesehatan dasar dan kesejahteraan, pendidikan serta pemanfaatan waktu luang dan kegiatan budaya, serta perlindungan khusus bagi anak.

Kelima klaster tersebut berkaitan erat dengan berbagai urusan pemerintahan daerah sehingga seluruh perangkat daerah memiliki kontribusi dalam pemenuhan hak anak, mulai dari layanan kesehatan ibu dan anak, akses pendidikan berkualitas, perlindungan sosial bagi keluarga rentan, hingga penyediaan air bersih, sanitasi dan rumah layak huni. (SABRIANOOR/R)