BORNEONEWS, Sampit - Sebanyak dua belas Armada kapal penumpang disiapkan untuk mengangkut pemudik pada arus mudik dan balik pada Lebaran Idul Fitri 2026 di Pelabuhan Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).
"Di Pelabuhan Sampit telah disiagakan sebanyak 12 kapal penumpang yang akan melayani kurang lebih sekitar 18 hari," kata Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Sampit Hotman Siagian, belum lama ini.
Itu ia ungkapkan saat dirinya usai mengikuti zoom pembukaan Posko Angkutan Lebaran Tahun Tingkat Nasional 2026 oleh Pemerintah Pusat, Jumat 13 Maret 2026. Posko angkutan Lebaran dilaksanakan juga di Kabupaten Kotawaringin Timur sejak mulai hari itu juga.
Dia mengungkapkan dua belas armada kapal milik PT. Pelni dan Dharma Lautan Utama akan siaga melayani rute utama Pelabuhan Semarang–Sampit dan sebaliknya, serta Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya–Sampit dan sebaliknya.
Semua kapal penumpang tersebut telah dinyatakan laik laut setelah melewati proses pemeriksaan aspek keamanan dan keselamatan.
"Kapal penumpang yang beroperasi ini sudah dinyatakan laik laut sudah mengikuti tahapan pemeriksaan mulai dari aspek keamanan dan keselamatan oleh para KSOP atau KUPP penyelenggara pelabuhan di manapun berada di wilayah Pelabuhan Negara Republik Indonesia," terangnya.
Ia menambahkan bahwa sebelumnya pada Februari 2026, pihak KSOP telah melaksanakan ram check terhadap kapal milik PT Dharma Lautan Utama di Pelabuhan Sampit sebagai bagian dari persiapan menjelang angkutan Lebaran.
"Kami berharap dengan upaya yang kami lakukan dapat memberikan pelayanan terbaik pada pemudik sehingga masyarakat dapat menikmati pelayanan yang aman, nyaman, dan tertib selama melakukan perjalanan mudik dan balik Lebaran melalui Transportasi laut di Pelabuhan Sampit, " tutupnya. (DEVIANA/R)









