PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemko Palangka Raya menetapkan target pertumbuhan ekonomi yang progresif sebesar 7,20 persen hingga tahun 2027.

Target ambisius ini dicanangkan sebagai bagian dari visi jangka panjang pemerintah dalam memperkuat struktur ekonomi daerah melalui integrasi pembangunan fisik dan pemberdayaan masyarakat.

Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, menyampaikan bahwa angka 7,20 persen tersebut merupakan bentuk optimisme pemerintah dalam melihat potensi besar yang dimiliki Kota Cantik.

Pertumbuhan ekonomi yang tinggi adalah kunci utama untuk menciptakan lapangan kerja baru dan menurunkan angka kemiskinan di tingkat daerah.

"Kami fokus pada akselerasi perekonomian yang tidak hanya mengejar angka, tetapi juga kualitas," katanya, Sabtu, 14 Maret 2026.

Target ini kata dia, akan didorong melalui penguatan infrastruktur strategis yang mampu mendukung mobilitas ekonomi masyarakat dan menarik minat investor untuk masuk ke Palangka Raya.

Dalam strategi yang dipaparkan, pembangunan infrastruktur akan diarahkan pada pembukaan akses wilayah produksi dan peningkatan fasilitas publik.

Pemerintah meyakini bahwa konektivitas yang baik akan berdampak langsung pada penurunan biaya logistik, sehingga daya saing produk lokal Palangka Raya dapat meningkat di pasar regional maupun nasional.

Selain sektor fisik, pemerintah juga memberikan perhatian khusus pada penguatan sektor UMKM dan ekonomi kreatif sebagai bantalan ekonomi kerakyatan.

Melalui integrasi antara infrastruktur yang modern dan pelaku usaha yang kompetitif, Pemko Palangka Raya optimistis iklim investasi akan tetap terjaga stabil dan tumbuh positif di tengah tantangan ekonomi global.

Wali Kota mengajak seluruh elemen masyarakat dan pemangku kepentingan untuk bersinergi dalam mewujudkan target ini.

"Kerja kolaboratif adalah kunci. Dengan infrastruktur yang kuat dan ekonomi yang terakselerasi, kita akan membawa Palangka Raya menjadi pusat pertumbuhan ekonomi yang mandiri dan berdaya saing di Kalimantan Tengah," pungkasnya. (HENDRI/R)