PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemko Palangka Raya terus mematangkan peta jalan pembangunan ekonomi jangka panjang dengan menetapkan indikator makro yang optimis.

Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, memaparkan bahwa salah satu target utama dalam indikator makro tahun 2027 adalah pencapaian Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) per kapita sebesar Rp108.281.000.

Target ini mencerminkan tekad pemerintah untuk meningkatkan standar hidup dan pendapatan rata-rata penduduk di "Kota Cantik".

Fairid menekankan bahwa angka tersebut bukan sekadar target statistik, melainkan representasi dari produktivitas masyarakat yang harus terus dipacu.

Ia menjelaskan bahwa kenaikan PDRB per kapita akan berbanding lurus dengan daya beli masyarakat yang lebih kuat. Hal ini diharapkan mampu menciptakan perputaran ekonomi lokal yang lebih dinamis dan mandiri di masa depan.

"Target PDRB per kapita sebesar Rp108.281.000 pada tahun 2027 merupakan komitmen kita bersama untuk memastikan bahwa kue ekonomi daerah dapat dirasakan manfaatnya oleh setiap individu," katanya, Sabtu, 14 Maret 2026.

Wali Kota menambahkan bahwa untuk mencapai angka tersebut, diperlukan lompatan besar dalam sektor investasi dan penyediaan lapangan kerja.

Menurutnya, pertumbuhan infrastruktur yang tengah digenjot saat ini akan menjadi fondasi utama bagi para pelaku usaha untuk berkembang.

Infrastruktur yang baik akan memudahkan distribusi barang dan jasa, sehingga nilai tambah ekonomi di tingkat rumah tangga dapat merangkak naik secara signifikan.

"Kita tidak bisa hanya mengandalkan pola lama. Perlu ada akselerasi dalam mendukung pertumbuhan infrastruktur yang terintegrasi agar akses terhadap peluang ekonomi semakin terbuka lebar bagi seluruh lapisan masyarakat," ujarnya.

Dengan konektivitas yang lancar, diharapkan sektor-sektor jasa dan perdagangan yang menjadi tulang punggung kota dapat beroperasi lebih efisien. (HENDRI/R)