PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun- Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) mulai menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk mendukung kelancaran angkutan Lebaran Idulfitri 1447 Hijriah.

Persiapan ini dilakukan guna memastikan masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik dengan aman, nyaman, dan tertib.

Plt Kepala Dishub Kobar, Rawandi, mengatakan bahwa peningkatan mobilitas masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri selalu menjadi perhatian pemerintah daerah. Oleh sebab itu, pihaknya melakukan berbagai upaya antisipasi agar layanan transportasi tetap berjalan lancar selama periode mudik dan arus balik.

Menurutnya, setiap tahun terjadi lonjakan aktivitas perjalanan masyarakat menjelang Idulfitri. Kondisi tersebut menuntut kesiapan berbagai sektor, khususnya transportasi, agar pelayanan kepada masyarakat tetap optimal.

“Setiap tahun menjelang Idulfitri mobilitas masyarakat meningkat cukup signifikan. Karena itu kami melakukan berbagai persiapan agar layanan transportasi di Kobar tetap aman, tertib, dan lancar,” ujarnya, Sabtu, 14 Maret 2026.

Salah satu langkah yang dilakukan adalah pelaksanaan ramp check atau pemeriksaan kelayakan kendaraan terhadap angkutan umum.

Pemeriksaan meliputi kendaraan transportasi darat maupun moda lain yang melayani masyarakat selama masa angkutan Lebaran.

Rawandi menjelaskan, pemeriksaan ini bertujuan memastikan seluruh kendaraan berada dalam kondisi layak jalan. Selain kondisi teknis kendaraan, kelengkapan administrasi juga menjadi bagian penting yang tidak luput dari pengecekan petugas.

“Semua kendaraan angkutan umum akan diperiksa untuk memastikan memenuhi standar keselamatan, baik dari sisi teknis kendaraan maupun kelengkapan dokumennya,” jelasnya.

Dishub Kobar juga memperkuat koordinasi dengan berbagai instansi terkait seperti kepolisian, TNI, serta pihak lainnya. Kerja sama ini dilakukan untuk mendukung pengamanan arus mudik dan arus balik, termasuk penempatan petugas di sejumlah titik strategis seperti terminal, pelabuhan, jalur utama transportasi, hingga kawasan bandara.

Dishub Kobar juga mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik agar membeli tiket melalui jalur resmi, baik secara daring maupun melalui agen terpercaya.

Masyarakat diminta tidak membeli tiket dari pihak yang tidak jelas untuk menghindari potensi penipuan.

Di sisi lain, masyarakat yang menggunakan kendaraan pribadi juga diingatkan untuk memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum melakukan perjalanan jauh.

Selain itu, para pengguna jalan diminta tetap mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama. Pada masa angkutan Lebaran, operasional kendaraan angkutan berat juga akan dibatasi. Meski demikian, pembatasan tersebut tidak berlaku bagi kendaraan yang mengangkut kebutuhan pokok seperti sembako dan bahan bakar minyak.

Untuk memperkuat pengawasan di lapangan, Dishub Kobar akan menempatkan personel di sejumlah pos pelayanan dan pos terpadu yang bekerja sama dengan kepolisian. Pengawasan juga dilakukan terhadap pengemudi angkutan umum, termasuk pemeriksaan terkait larangan penggunaan narkoba bagi para sopir bus.

“Kami ingin memastikan pengemudi dalam kondisi sehat dan bebas dari penyalahgunaan narkoba, sehingga keselamatan penumpang tetap terjamin,” pungkasnya.(NURITA/R)