SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Dinas Perhubungan Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) meningkatkan pemeriksaan kelaikan kendaraan atau ramp check terhadap bus antar kota antar provinsi (AKAP) yang singgah di Terminal Patih Rumbih Sampit menjelang arus mudik Lebaran.

"Ini bukan hanya kami laksanakan menjelang Lebaran saja. Secara rutin kami melakukan ramp check, namun khusus untuk Lebaran ini intensitasnya kami tingkatkan," kata Kepala Dishub Kotim Raihansyah, Sabtu, 14 Maret 2026.

Kegiatan pemeriksaan tersebut dilakukan oleh Dishub Kotim bersama petugas dari Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kotim mulai Jumat malam, 13 Maret 2026.

Dalam ramp check tersebut, petugas mengecek sejumlah komponen penting kendaraan seperti sistem pengereman, lampu penerangan, kondisi ban, serta kelengkapan administrasi kendaraan.

Raihansyah menjelaskan, pemeriksaan dilakukan setiap malam terhadap bus yang singgah di Terminal Patih Rumbih Sampit.

Setiap hari rata-rata terdapat sekitar 10 bus yang singgah di terminal tersebut, baik yang datang dari arah Pangkalan Bun maupun dari Palangka Raya.

"Jadi pada pukul 21.00 WIB sampai 22.00 WIB ada lima bus yang singga, kemudian sekitar pukul 00.00 WIB ada 4-5 bus. Setiap harinya seluruh bus tersebut kita periksa kelaikannya," tambahnya.

Ia menambahkan, meskipun sebagian bus sebelumnya telah menjalani pemeriksaan di terminal keberangkatan seperti di Palangka Raya, petugas tetap melakukan pengecekan ulang ketika kendaraan singgah di Terminal Patih Rumbih Sampit. Hal ini dilakukan untuk memastikan kondisi kendaraan tetap aman setelah menempuh perjalanan.

"Ini untuk memastikan bus tersebut laik jalan. Kita tidak tahu selama perjalanan seperti apa. Apakah ada kendala seperti pada rem, lampu, maupun komponen lainnya," ujarnya.

Melalui ramp check tersebut, Dishub Kotim berharap setiap bus yang melanjutkan perjalanan dari Terminal Patih Rumbih menuju daerah tujuan benar-benar dalam kondisi aman dan memenuhi standar keselamatan.

"Sehingga saat bus keluar dari Terminal Patih Rumbih menuju terminal selanjutnya dipastikan dalam kondisi laik jalan," pungkasnya. (DEWI PATMALASARI/J)