BORNEONEWS, Sampit - Bupati Kotawaringin Timur, Supian Hadi memerintahkan jajarannya di semua jenjang untuk menarik seluruh aset daerah di bawah penguasaan pihak lain. Bupati menganggap aset daerah belum menguntungkan karena banyak dipermainkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

"‎Tidak ada alasan lagi, seluruh aset daerah di Kotim, khususnya di Kota Sampit akan kita tarik," tegas Bupati Kotim, Supian Hadi, di Sampit, Jumat (23/12/2016).

Penarikan semua aset daerah tersebut juga sudah pernah dilontarkan bupati dua periode tersebut kepada jajarannya ‎pada 17 Desember 2016. Dia berharap jajaranya dapat menindaklanjuti dengan cepat dan teratur.‎

"Setelah ditarik, nanti akan kita data ulang. Gak usah kita sewakan lagi. Kalo memang layak dan masih bagus, akan kita berikan kepada organisasi di Kotim yang belum memiliki sekretariat atau wadah. Karena apabila membeli tanah dan lain sebagainya untuk organisasi itu, akan banyak mengeluarkan biaya bahkan miliaran," katanya.‎

Dirinya juga menambahkan jika nantinya aset daerah dinyatakan tidak layak lagi, maka akan dirobohkan dan akan diganti dengan Ruang Terbuka Hijau (RTH).

"Lebih baik kita membuat RTH, karena ini program pemerintah pusat. Kita juga mengincar dana APBN ini karena jelas penggunaanya untuk RTH," ucapnya. (RAFIUDIN/N).‎